Luar Negeri

AS Ancam Putuskan Hubungan dengan Cina

Presiden AS, Donald Trump, Kamis (14/5/2020) mempertegas retorikanya terhadap Cina. Dia mengatakan tidak lagi ingin berbicara dengan Presiden Cina

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS, Trump berbicara dengan distributor obat-obatan, Owens dan Minor Inc, di Allentown, Pennsylvania, AS, Kamis (14/5/2020) 

Trump selama berminggu-minggu menuduh Cina menyembunyikan skala sebenarnya dari wabah itu, membiarkann menyebar tanpa terkendali di seluruh dunia.

Beijing membantah keras  tuduhan itu, bersikeras akan mengirimkan semua data sesegera mungkin ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tetapi Trump menambah keras kecamannya.

"Mereka bisa menghentikannya. Mereka bisa menghentikannya di Cina dari mana asalnya. Tapi itu tidak terjadi seperti itu.”

"Sangat menyedihkan apa yang terjadi pada dunia dan negara kita, dengan semua kematiannya," katanya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga membidik Beijing pada Kamis (14/5/2020).

" Amerika Serikat dan sekutu dan mitra memberi respons kolektif dan transparan untuk menyelamatkan nyawa,” Kata Pompeo.

“Tetapi RRC terus membungkam para ilmuwan, jurnalis dan warga, dan menyebarkan informasi bohong, yang telah memperburuk krisis kesehatan ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

 Duta Besar Tiongkok untuk Inggris, Liu Xiaoming, mengeluarkan bantahan kepada Sky News.

"Tidak ada yang ditutup-tutupi sama sekali," kata Liu.

"Cina adalah korbandan Cina bukan pelakunya,” tambahnya.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved