Viral Medsos

Mati Karena Keberatan Tempurung, Berikut Potret Kura-kura Mati Setelah Dilepaskan ke Laut

Jenis kura-kura seperti ini tidak bisa terlalu lama berada di air, karena cangkangnya terlalu berat, hal itu bisa menyebabkan kura-kura tenggelam.

Facebook Nattawut Phothong
Potret kura-kura yang ditemukan mati di laut diduga lantaran keberatan tempurung. 

Sayangnya, kejadian menyedihkan ini merupakan kesalahan umum karena banyak yang bingung dengan kura-kura, bahkan mengira semua kura-kura dapat berenang dengan baik.

Banyak orang sering menganggap penyu adalah kura-kura karena wujudnya yang mirip.

Padahal keduanya merupakan spesies berbeda, hanya berasal dari ordo yang sama, yakni Testudinata.

Kisah Sedih Anak Yatim di Hari Raya Idul Fitri yang Membuat Nabi Muhammad Terenyuh

Dilansir dari Wildlife Land Trust, Hewan bersisik dan berkaki empat ini termasuk hewan reptil

Perbedaan utama adalah bahwa jenis kura-kura yang hidup di darat.

Hewan jenis ini tidak bisa berenang di air sementara jenis penyu bisa berenang dan bahkan mengapung di air.

Setiap kura-kura harus menghirup udara, meskipun beberapa bisa menahan napas untuk waktu yang lama.

Habitat keduanya sangat berbeda.

Meski sama-sama hidup di dua alam, air dan darat, namun masing-masing memiliki tempat favorit.

Penyu lebih suka hidup di perairan, khususnya air laut.

Warga Perantau Abdya Jalani Isolasi Mandiri Tersisa 50 Orang, Status ODP Tak Ada Lagi

Halaman
1234
Penulis: Firdha Ustin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved