Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Meidi, Penyandang Tunanetra di Pinggir Jalan Gunong Samarinda Abdya, Harap Belas Kasih Para Pelintas

Seorang laki-laki selalu memakai peci hampir saban hari bisa ditemui di pinggir Jalan Nasional, lokasi Paya Iedom, Gampong Samarinda, Kecamatan...

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Maidi (32), penyandang tunanetra meminta sedekah di bawah terik matahari lokasi pinggir Jalan Nasional kawasan Paya Iedom, Dusun Alue Jambe, Gampong Gunong Samarinda, Babahrot, Aceh Barat Daya, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

 

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Seorang laki-laki selalu memakai peci hampir saban hari bisa ditemui di pinggir Jalan Nasional, lokasi Paya Iedom, Gampong Samarinda, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). 

Tidak ada pelindung dari sengatan terik matahari  seperti pondok kecil, laki-laki ini bertahan duduk di alam terbuka hanya beralaskan seuah bangku kecil dari bahan plastik. Keringat bercucuran dari kepala dan wajah laki-laki ini akibat terpaan terik matahari, di depannya tampak sebuah baskom juga dari bahan plastik.

Lokasi pinggir jalan yang dipilih menjadi tempat mangkalnya pun juga sepi. Karena lokasi ini memang berada agak jauh dari rumah-rumah warga Dusun Alue Jambe. Lokasi tersebut merupakan kawasan areal pertambangan galian C dari bahan material tanah gunung dan areal kebun kelapa sawit masyarakat antara dua tikungan patah setempat.

Dia adalah Maidi (32), laki-laki penyangdang tunanetra (penglihatan tidak berfungsi), warga Dusun Alue Jambe, Gampong Gunong Samarinda. Berada di lokasi tersebut mengharapkan belas kasihan berupa sedekah alakadarnya dari para pengguna jalan yang melintas di lokasi sepi itu.   

Sebagian pengguna jalan yang melintas di lokasi, terutama para pengendara sepeda motor (sepmor), sepertinya sudah akrab dengannya. Maidi pun sudah menghafal betul suara sebagian pengguna jalan.

Beberapa pengendara motor dan mobil yang melintas menghampiri laki-laki tunanetra ini, kemudian memberi uang sedekah atau sumbangan ikhlas.

Viral Video Pria Bentak dan Tunjuk Wajah Anggota TNI, Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker

Indahnya Masjid Shitta Bey, Masjid Tertua di Nigeria yang Berdiri Sejak 1894

VIDEO - Detik detik Bocah Penjual Jalangkote Di bully Hingga Dibanting

Paling tidak, para pengendara selalu menyapa atau menyampaikan salam kepada Maidi yang duduk di bawah terik matahari lokasi pinggir jalan. Maidi menjawab salam dari pelintas dengan ramah diseratai senyum khasnya. Dia sudah hafal betul nama-nama sejumlah pengendara motor yang ditandai dari suara saja.

“Saya tak bisa melihat lagi sejak usia tiga tahun akibat terkena penyakit,” kata Maidi, saat ditemui Serambinews.com, Minggu (17/5/2020). Memasuki usia remaja dia memilih kerja meminta sedekah dari para dermawan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sampai berumah tangga.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved