Breaking News:

Mi Caluk Bang Baka Jadi Buruan Saat Ramadhan  

Berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa, menjadi sebuah rutinitas selama bulan Ramadhan. Berbagai makanan khas Aceh

SERAMBI/HENDRI
Bang Baka memasak Mie Caluk untuk dijual di Jalan Tgk Pulo Dibaro, Kampong Baro, atau dekat gedung bekas bioskop Garuda, Banda Aceh, Senin (4/5/2020). Mie Caluk tersebut di jual dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 15.000 perbungkus. SERAMBI/HENDRI 

BANDA ACEH - Berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa, menjadi sebuah rutinitas selama bulan Ramadhan. Berbagai makanan khas Aceh yang dijual juga semakin menyemarakkan bulan suci ini, salah satunya mi caluk Bang Baka yang berada di kawasan Blangpadang, Banda Aceh.

Mi caluk khas Sigli ini rasanya berbeda dengan olahan mi lainnya, karena racikan bumbunya kaya rempah-rempah dan langsung diolah ditempat. Harga yang dijual mulai Rp 5.000- Rp 10.000/bungkus.

"Harganya ada Rp 10.000, Rp 8.000 per bungkus. Kalau ada yang minta Rp 5.000 pun kita kasih," kata Abu Bakar atau yang akrab disapa Bang Baka kepada Serambi beberapa waktu lalu.

Ia mengaku sudah lama berjualan mi caluk di kawasan Blang Padang, dan pelanggannya selalu ramai untuk membeli mi olahan dari Bang Baka. Pelanggannya pun berasal dari berbagai kalangan dan beragam profesi.

Namun saat masa pandemi Covid-19 ini, Bang Baka mengaku penjualannya di Ramadhan tahun ini menurun dibanding Ramadhan tahun lalu. Ada sekitar 20 persen penurunan penjualan yang dirasakannya akibat merebaknya virus Corona.

Ia pun berharap agar wabah virus ini cepat selesai dan kondisi normal kembali, sehingga perekonomian juga ikut membaik.(una/hd)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved