Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Rapat virtual dengan Asdep Kemenko Maritim, Pemkab Singkil Minta Frekuensi Pelayaran Feri Ditambah

Pemkab Aceh Singkil meminta pihak ASDP Indonesia Ferry menambah frekuensi pelayaran kapal feri dari Aceh Singkil ke Pulau Banyak, Simeulue dan Nias.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Wakil Bupati Sazali dan pejabat lain, mengikuti rapat virtual dengan Asisten Deputi Bidang Pariwisata Kemaritiman dan Investasi, Kosmas Harefa, Selasa (19/5/2020). 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabupaten Aceh Singkil, berada dalam posisi strategis dari segi jalur transpostasi pelayaran laut.  

Lantaran posisinya paling dekat ke daerah kepulauan seperti Simeulue, Kepulauan Nias dan Pulau Banyak. Terutama sebagai zona penghubung menuju Medan, Sumatera Utara dan destinasi wisata super prioritas Danau Toba. 

Untuk itu Pemkab Aceh Singkil, meminta pihak ASDP Indonesia Ferry menambah frekuensi pelayaran kapal feri dari pelabuhan Penyebrangan Aceh Singkil ke Pulau Banyak, Simeulue dan Nias. 

"Pelayaran dari daerah kami ke daerah Kepulauan dekat, tapi masih kurang mohon ditambah," kata Wakil Bupati Aceh Singkil, Sazali saat rapat virtual dengan Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pariwisata Kemenko Maritim dan Investasi, Kosmas Harefa, Selasa (19/5/2020). 

Rapat virtual itu membahas percepatan pembangunan Kabupaten Aceh Singkil, sebagai penyangga pengembangan destinasi wisata super prioritas Danau Toba, Sumatera Utara.

Rapat diikuti perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelauatan dan Perikanan, Dinas Perhubungan Aceh, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Wakil Bupati Sazali, Sekda Azmi, kepala dinas terkait di Aceh Singkil dan pejabat lain.

Rapat jarak jauh itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, ke Aceh Singkil, 11 Maret lalu.

Menurut Sazali, frekuensi pelayaran masih sangat kurang. Misalnya ke Pulau Banyak, yang merupakan destinasi wisata favorit hanya dua kali sepekan.

Pada bagian lain Wakil Bupati Aceh Singkil, juga meminta pelabuhan pelayaran dibangun di Danau Anak Laut. Sebab kawasan tersebut aman dari gangguan cuaca. 

"Selain pelabuhan ikan, di Anak Laut mohon dibangun pelabuhan pelayaran. Tuhan telah menyediakan alam yang baik," tukasnya.

Menanggapi hal itu, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pariwisata Kemenko Maritim dan Investasi, Kosmas Harefa, menekankan agar Pemkab Aceh Singkil, mengajukan surat permohonan.

"Upayakan suratnya sebelum habis bulan Mei sudah sampai. Dinas Perhubungan Aceh mohon dibantu," ujarnya. 

Mengenai pelabuhan pelayaran di Anak Laut, Kosmas meminta tim Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat melakukan survei.

Sementara itu pihak Dinas Pehubungan Aceh, juga meminta Kementerian Perhubungan meningkatkan faslitas pelabuhan penyebrangan Aceh Singkil. Sebab bukan hanya pelabuhan antarkabupaten. Tetapi pelabuhan tersebut digunakan sebagai pelayaran antarprovinsi.(*)

Wakil Bupati Aceh Singkil Tagih Pembangunan Bandara Syekh Hamzah Fansuri

Puluhan Warga Panik Akibat Abrasi Laut Ancam Permukiman di Meulaboh

Jelang Lebaran, Berikut Tips Mudah Membuat Lontong Bungkus Daun Pisang yang Bagus dan Lembut

Masjid Raya Baiturrahman Tetap Gelar Shalat Idul Fitri, Jamaah Diminta Pakai Masker dan Jaga Jarak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved