Breaking News:

Masjid Raya Tetapkan Laksanakan Shalat Idul Fitri, Jamaah Diminta Pakai Masker dan Jaga Jarak

Meski Aceh masih dilanda wabah virus Corona (Covid-19), namun pengurus Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh bersama pemerintah

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Kadis Syariat Islam Aceh, EMK Alidar 

BANDA ACEH - Meski Aceh masih dilanda wabah virus Corona (Covid-19), namun pengurus Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh bersama pemerintah sudah sepakat untuk tetap melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) mendatang. Tapi, kepada jamaah diminta untuk mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan di wastafel yang disediakan, dan menjaga jarak dengan lebar minimal 50 centimeter (cm) saat melaksanakan shalat.

Kadis Syariat Islam Aceh, Dr EMK Alidar SAg MHum, yang dikonfirmasi Selasa (19/5/2020), mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi terkait hal dimaksud di Aula Masjid Raya Baiturrahman. Rapat itu, sebutnya, diikuti Imam Besar MRB, Prof Dr Tgk H Azman Ismail MA, Kepala UPTD MRB, Tgk H Ridwan Johan, Kadis Syariat Islam Aceh, EMK Alidar, Kepala Biro Isra Setda Aceh, Zahrul Fajri, Pelaksana tugas (Plt) Kakanwil Kemenag Aceh, Djulaidi Kasim MAg, dan beberapa staf Masjid Raya.

Dalam rapat tersebut disepakati, shalat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah tetap dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof Dr Al Yasa` Abubakar akan bertindak sebagai khatib. Sementara Ustaz H Munawir Lc MA, akan mengimani shalat Ied di Masjid Raya tahun ini.

"Kita tetap melaksanakan shalat Idul Fitri dengan memperhatikan protokol kesehatan. Semua masyarakat atau jamaah kita minta untuk memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," kata Alidar, menjawab Serambi, seusai rapat kemarin.

Saat memasuki kawasan masjid, lanjut Alidar, semua jamaah akan diperiksa suhu tubuh oleh anggota Satpol PP dan remaja masjid. Hal itu, sambungnya, dilakukan agar pelaksanaan shalat Idul Fitri berlangsung dengan aman dan tenang. Selain itu, tambah Alidar, pihaknya bersama pengurus masjid juga menyediakan wastafel dan sabun di setiap pintu masuk Masjid Raya supaya masyarakat dengan mudah mencuci tangan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus Corona.

Saat melaksanakan shalat Ied, menurut Alidar, jamaah kembali diminta untuk menjaga jarak minimal 50 cm dengan jamaah lain. "Nanti ada petugas pengatur saf yang mengawasinya," ujarnya. Agar semua prosedur berjalan sesuai arahan, EMK Alidar mengatakan, petugas yang terlibat dalam pengaturan shalat Idul Fitri tahun ini akan mengikuti geladi setelah shalat Jumat (22/5/2020) mendatang. (mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved