Luar Negeri

Topan Super Amphan Hantam Bangladesh dan India, Ribuan Rumah Rata dengan Tanah

Topan super Amphan menghantam Bangladesh dan India pada Rabu (20/5/2020) malam. Dalam laporan terbaru, sebanyak tiga orag tewas dan ribuan rumah

Pihak AFP / Dibyangshu SARKAR
Warga bergegas berjalan ke tempat penampungan di bawah guyuran hujan lebat bawaan topan Amphan, Bangladesh, Rabu (10/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, DHAKA - Topan super Amphan menghantam Bangladesh dan India pada Rabu (20/5/2020) malam.

Dalam laporan terbaru, sebanyak tiga orag tewas dan ribuan rumah rusak atau hancur diterjang badai berkecepatan 185 km/jam itu.

Pihak berwenang Bangladesh berusaha dengan cepat mengevakuasi lebih dari tiga juta orang dari daerah dataran rendah.

Tetapi tugas itu diperumit dengan upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Ketika Topan Amphan merobek desa-desa pesisir, meratakan rumah-rumah meniup atap, menumbangkan pepohonan dan sampah ke ladang.

Di Bangladesh para pejabat mengkonfirmasi tiga kematian termasuk seorang bocah lelaki berusia lima tahun dan seorang lelaki berusia 75 tahun, seusai tertimpa pohon tumbang, dan seorang sukarelawan darurat topan tenggelam.

Dua kematian lainnya dilaporkan oleh media India, termasuk seorang bayi tertimpa dinding lumpur gubuk keluarga itu runtuh karena hujan lebat di negara bagian Odisha.

"Rumah-rumah kelihatannya seperti dilindas buldoser", kata Babul Mondal (35), seorang warga desa di tepi Sunderbans, kawasan hutan bakau yang luas yang dihuni populasi harimau terbesar di India. "Semuanya hancur," katanya.

Amphan adalah "topan super" pertama yang terbentuk di Teluk Bengal sejak 1999, dan angin yang berhembus kencang hingga 185 kilometer per jam.

Peramal cuaca juga memperingatkan akan ada gelombang laut dengan ketinggian sepuluhan meter.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved