Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Wakil Ketua DPRA Ikut Perbaiki Jalan yang Rusak Akibat Longsor di Bener Meriah

Kondisi terburuk juga terjadi di Desa Cekal Baru, Kecamatan Timang Gajah dimana ada lima titik longsor yang menutupi badan jalan.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian bersama warga memperbaiki jalan di Desa Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Selasa (19/5/2020). FOR SERAMBINEWS.COM 

Kondisi terburuk juga terjadi di Desa Cekal Baru, Kecamatan Timang Gajah dimana ada lima titik longsor yang menutupi badan jalan.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian tidak tinggal diam ketika Bener Meriah dan Aceh Tengah diterjang musibah banjir bandang dan tanah longsor.

Selain memantau kondisi pemukiman, Hendra juga ikut memperbaiki fasilitas publik seperti jalan permukiman yang rusak diterjang banjir di Desa Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Selasa (19/5/2020).

Hendra juga membantu 50 sak semen, sejumlah truk pasir dan bebatuan untuk perbaikan jalan dengan cara dibetonase. Ia juga menyewa alat berat (beko) agar pembersihan jalan yang tertimpa longsor bisa dilakukan dengan cepat.

“Dalam musim pemghujan seperti ini Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bener Meriah harus sigap mengantisipasi bencana longsor ini. Jika lambat respon berpotensi terjadi kecelakaan dan bencana yang lebih besar,” kata dia kepada Serambinews.com.

Politikus muda Partai Golkar itu menambahkan bahwa semua pihak harus serius mengatasi persoalan ini, terutama dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Sehingga musibah serupa bisa cepat diantisipasi ke depannya.

Ukri, Sayuran Hidroponiknya Sempat Diorder sebelum Panen Tiba

Ini Penjelasan PLN Soal Aliran Listrik Sejumlah Gampong di Langsa Barat Padam

Salah satu warga Bandar Lampahan, Nasrun mengatakan sebelumnya jalan di desanya sudah dua kali diperbaiki dan amblas lagi. “Kondisi itu terus saja begitu saat musim penghujan datang, sehingga masyarakat pasrah dengan keadaan yang ada," katanya.

Kondisi terburuk juga terjadi di Desa Cekal Baru, Kecamatan Timang Gajah dimana ada lima titik longsor yang menutupi badan jalan.

Masyarakat di sana bergotongroyong membersihkan bekas longsor di jalan yang menghubungkan antara perbatasan Bener Meriah dengan Aceh Tengah, yaitu di Desa Cekal Baru, Desa Bintang Pepara dan Desa Kekuyang.(*)

Ratusan Kepala Sekolah di Pidie Dilantik, Ini Pesan Abusyik Supaya Anak Didik Berakhlak Mulia

Plt Gubernur Aceh Luruskan Pernyataan Larang ASN Shalat Ied di Masjid

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved