Kisah Inspiratif
Ukri, Sayuran Hidroponiknya Sempat Diorder sebelum Panen Tiba
“Ukri terus bereksperimen, bahkan dia juga mencoba tanam padi dan melon secara hidroponik.”
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
Pada November 2019 Pemerintah Aceh mengirim 20 petani milenial untuk magang ke Songkhla, Thailand. Dalam rombongan itu, termasuk Marzukri yang akrab disapa Ukri, alumni Fakultas Pertanian (FP) Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh Besar.
Ukri, kelahiran 29 April 1995 di Gunong Pulo, Kluet Utara, Aceh Selatan menceritakan berbagai kesannya selama di Songkhla termasuk ketertarikannya –sejak kuliah—pada pertanian hidroponik, yaitu menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.
Kisah itu dikutip oleh Abdul Azis, Peneliti pada Balai Pengakajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh dan selanjutnya dikirim ke Serambinews.com untuk kemudian—setelah melalui proses editing—disajikan sebagai kisah inspiratif.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pada 16 Desember 2019, sekembali dari Thailand, Ukri bersama rekan-rekannya dijamu oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
Ukri masih ingat penegasan Plt Gubernur Aceh agar petani milenial menjadi petani tangguh, memiliki nilai tambah, dan daya saing.
“Kami dituntut memiliki kemampuan inovatif sesuai era industri 4.0 dan jadi pelopor dalam meningkatkan produktivitas dan vitalitas petani lain di Aceh,” kata Ukri.
Vitalitas yang dimaksud, kata Ukri adalah bagaimana bisa membuat petani bersemangat, suka, dan bangga sebagai petani.
Termotivasi dengan amanat Plt Gubernur Aceh, Ukri menghubungi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh untuk mendapatkan benih sebar.
Benih yang diterimanya ditanam dengan petani dan kelompok tani yang membutuhkan.
Di samping menjadi pendamping, Ukri juga terjun langsung bersama petani menanam jagung, kedelai, dan kacang tanah sistem tumpangsari.
Dia juga mengajak Kelompok Tani Milenial Karya Muda Tani untuk memanfaatkan lahan seluas satu hektare di desanya.
• Plt Gubernur Aceh Luruskan Pernyataan Larang ASN Shalat Ied di Masjid
• Kasus Harian Virus Corona Arab Saudi Mulai Turun
Kini, Ukri selain membina juga membuat percontohan sebagai pendalaman ilmu di bidang budidaya tanaman.
Dia juga melakukan pengembangan tanaman jagung pakan dan budidaya kedelai. “Saya mencoba tanam padi dan melon secara hidroponik,” ujar sulung dari enam bersaudara dari pasangan orangtua Masdi-Zubaidah.
Setelah lulus SMK pada 2013, Ukri kuliah di Unaya memilih Fakultas Pertanian. Cita-citanya sederhana, bisa membuka peluang usaha di bidang pertanian sekaligus membantu orang banyak.
“Ini sesuai visi dan misi Pak H Rusli Bintang, pendiri Yayasan Abulyatama,” ujarnya.
• 700 Warga Lanjut Usia di Aceh Terima Bansos dari Kemensos, Masing-masing Rp 2,7 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hidroponik.jpg)