Ancam Ledakkan Bom Jika Tak Diizinkan Masuk ke Bali, Pria Ini Mengaku Benci Polisi saat Ditangkap

Pria ini berkomentar mengenai ancaman bom Bali jika tak diizinkan memasuki wilayahnya di tengah pandemi Covid-19.

Tribun Bali
Monumen Korban Bom Bali - Seorang pria berinisial J ditangkap akibat komentar di sosial media yang bernada ancaman pemboman Bali jika tak diizinkan masuk ke Bali. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria berinisial J (25) ditangkap oleh Tim Kejahatan Siber Polda Bali karena beri komentar bernada ancaman serta ujaran kebencian di media sosial, Rabu (20/5/2020).

Pria ini berkomentar mengenai ancaman bom Bali jika tak diizinkan memasuki wilayahnya di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Putu Ayu Suinaci mengatakan bahwa mulanya pelaku melihat status Facebook seseorang terkait larangan mudik Lebaran.

Kemudian, ia mengomentarinya dengan nada mengancam.

“Pasti bisa ke Bali lg (lagi) tenang saja klok (kalau) dilarang masuk Bali iya boom saja kyk (seperti) dulu biyar mampus wkwkw," tulis J dalam sebuah komentar.

Komentar tersebut lantas mendapat kecaman dari warganet lainnya.

Tak tanggung-tanggung, bahkan para warganet tersebut melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menyadari hal tersebut, pelaku lantas mengubah nama akunnya untuk menghilangkan jejak.

Polisi kemudian melacak jejaknya dan berhasil menangkapnya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kedonganan, Badung, Bali.

"Komentarnya menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA," kata Suinaci, dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved