Luar Negeri

Dua Drama Ramadhan Jaringan TV Arab Saudi Picu Kontrovesi

Dua drama Ramadhan di jaringan TV Arab Saudi telah menimbulkan kontroversi besar. Drama itu menguji persepsi publik tentang hubungan diam-diam antara

AFP/Middle East Broadcasting Center
Salah satu adegan syuting drama Ramadhan, antara warga Arab Saudi dengan seorang Yahudi pada 4 Januari 2020 

SERAMBINEWS,COM RIYADH - Dua drama Ramadhan di jaringan TV Arab Saudi telah menimbulkan kontroversi besar.

Drama  itu menguji persepsi publik tentang hubungan diam-diam antara kerajaan Teluk dan negara Yahudi, Israel.

Sebagian besar negara-negara Arab termasuk Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Zionis.

Namun kedua drama itu mengejar yang disebut sebagai "tarian hangat" untuk secara diam-diam membangun hubungan atas dasar permusuhan bersama terhadap Iran.

Tetapi, dua seri dinilai tabu selama bulan puasa suci, musim puncak televisi telah memicu spekulasi.

Yakni, ada adegan pembicaraan, Riyadh berusaha menormalisasi hubungan yang lebih dekat dengan negara Yahudi yang terus mencaplok tanah Palestina.

Seorang karakter muda dalam "Exit 7", yang menggambarkan perjalanan keluarga kelas menengah melalui Arab Saudi yang mengalami modernisasi cepat, mengangkat alis.

Dia berteman dengan seorang anak laki-laki Israel melalui sebuah video game online.

Dalam adegan kontroversial lain, satu karakter Saudi berpendapat untuk membangun hubungan dagang dengan Israel.

Dia  mengatakan Palestina adalah musuh nyata untuk menghina kerajaan siang dan malam, meskipun ada dukungan keuangan.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved