Senin, 13 April 2026

Update Corona di Abdya  

H-2 Idul Fitri 1441 H, Perantau Abdya Pulkam Capai 1.351 Orang, Warga Harus Jalani Isolasi Bertambah

Warga perantau Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pulang kampung (pulkam) semakin meningkat selama dua hari terakhir....

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Petugas kesehatan dilengkapi APD, bersama Babinsa dan Bhabin Kamtibmas di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, melakukan pemeriksaan suhu badan warga perantau asal kecamatan setempat yang baru pulang dari Malaysia di rumah kediamannya, Minggu (17/5/2020). Hasil pemeriksaan dinyatakan normal atau Orang Tanpa Gejala (OTG). 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Warga perantau Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pulang kampung (pulkam) semakin meningkat selama dua hari terakhir.

Hingga H-2 Idul Fitri 1441 H/2020 M pada Jumat (22/5/2020) perantau yang pulkam tembus angka 1.351 orang, sehingga warga harus menjalani isolasi mandiri juga membengkah menjadi 62 orang.

Namun, warga Abdya berstatus ODP (Orang Dalam Pemantau) dan Pasien Dalam Pangawasan (PDP) masih tetap kosong alias nihil. 

Update terakhir dirilis Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya, Safliati SST MKes, Jumat  (22/5/2020) sore, sekira pukul 17.00 WIB.

Jumlah warga perantau Abdya pulkam (traveller) 1.351 orang atau meningkat sejumlah 32 orang dibandingkan Selasa (19/5/2020) sebanyak 1.319 orang.

Diantara mereka pulang merantau dari Malaysia, dan banyak pula  mudik dari sejumlah daerah di Indonesia. Seperti dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur serta jumlah daerah Pulau Sumatera, seperti Medan, Sumatera Utara..  

“Pertambahan traveller  itu karena warga pulang kampung selama dua hari terakhir,” kata Safliati, juga menjabat Kepala Dinkes Abdya, dihubungi Serambinews.com, Jumat sore, tadi.

Dari jumlah warga  pulkam (traveller) 1.351 orang, sebanyak 1.289 orang diantaranya sudah selesai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Mereka yang sudah menjalani isolasi tidak mengeluh tentang kondisi kesehatannya.

Sisanya, sebanyak 62  orang perantau sedang menjalani isolasi di rumah masing-masing.  Mereka tersebar di sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.

Warga perantau yang masih menjalani isolasi mandiri dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Kuala Batee mencapai 30 orang, disusul Kecamatan Tangan-Tangan 15 orang.

Kecamatan Setia 7 orang, Kecamatan Jeumpa 4 orang, Kecamatan Babahrot 3 orang, Kecamatan Blangpidie, Kecamatan Manggeng dan Kecamatan Lembah Sabil masing-masing 1 orang.

Dari sembilan kecamatan hanya satu kecamatan sampai Jumat (23/5/2020) sore untuk sementara tidak ada lagi warga perantau yang menjalani isolasi mendari, yaitu Kecamatan Susoh.

Karena Idul Fitri 1441 H hanya tersisa 2 hari lagi, maka sebagian dari 62 orang warga perantau yang sudah berada di kampung itu tetap menjalani isolasi atau  tidak boleh ke luar rumah saat Idul Fitri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved