Berita Banda Aceh

Pawai Takbir Ditiadakan, Pemerintah & MPU Aceh Minta Warga Meriahkan Takbir di Masjid atau Meunasah

Tapi pemerintah dan MPU melarang warga Aceh untuk melaksanakan kegaiatan pawai takbir dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri

SERAMBI/M ANSHAR
Peserta pawai obor jalan kaki memeriahkan malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah saat melintas di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (11/8/2019) malam. SERAMBI/M ANSHAR 

Tapi pemerintah dan MPU melarang warga Aceh untuk melaksanakan kegaiatan pawai takbir dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri seperti yang digelar saban tahun.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam Aceh dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh membolehkan masyarakat Aceh untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi di masjid-masjid seperti biasanya.

Tapi pemerintah dan MPU melarang warga Aceh untuk melaksanakan kegaiatan pawai takbir dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri seperti yang digelar saban tahun.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr EMK Alidar SAg MHum yang dihubungi Serambinews.com Jumat (22/5/2020) mengatakan pawai takbir dilarang dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

"Tahun ini tidak ada pawai takbir. Diimbau kepada masyakat takbiran hanya dilakukan di masjid dan mushalla saja di desa masing-masing," kata Alidar.

Ia mengajak masyarakat untuk menyemarakkan malam hari raya di tengah pandemi Covid-19 dengan bertakbir melalui masjid dan meunasah masing-masing desa.

"Tetapi tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Semoga dengan gema takbir wabah virus ini segera berakhir," ujar putra daerah Aceh Barat Daya (Abdya) ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali juga sudah menyampaikan larangan itu karena dalam kegiatan pawai tersebut melibatkan orang banyak, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

"Adapun kegiatan pawai takbir jangan dilakukan," kata Tgk Faisal yang juga Pimpinan Dayah Mahyal 'Ulum Al Aziziyah Sibreh, Aceh Besar ini.

Ia menyarankan masyarakat untuk tahun ini takbir menyambut hari raya dilaksanakan saja di masjid-masjid atau meunasah secara meriah.

"Bertakbirlah di masjid dan meunasah masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujar Tgk Faisal Ali.

Seperti diketahui, setiap tahun pemerintah bersama warga selalu melaksanakan pawai takbir menyambut hari raya.

Bahkan pemerintah melaksanakan sayembara mobil hias pada kegiatan itu.

Pertunjukan itu menjadi tontonan warga. Di Banda Aceh, acara pawai takbir biasanya dibuka oleh Gubernur  Aceh. Kegiatan itu dimulai dari setelah shalat isya hingga tengah malam. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved