Luar Negeri
Pemerintah Wuhan Resmi Larang Konsumsi dan Perdagangan Hewan Liar
Pemerintah Wuhan telah menegaskan adanya larangan dari pemerintah pusat tentang konsumsi dan perdagangan hewan liar.
Sara Platto dari Yayasan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Hijau China yang merupakan organisasi nirlaba di Beijing mengatakan, ia menyambut baik skema kompensasi ini.
"Sangat menyenangkan melihat China memberi insentif kepada orang-orang yang berburu, membiakkan, atau menjual satwa liar.
Penting untuk merawat hewan-hewan itu dan tidak membiarkan mereka telantar," ucapnya dikutip dari South China Morning Post.
Akan tetapi Zhou Haixiang anggota Komite Nasional China untuk Manusia dan Biosfer mengatakan, langkah-langkah pemerintah itu belum cukup.
"Larangan itu pada konsumsi satwa liar, tetapi dari sudut pandang ekologis, kita harus melarang semua penggunaan komersial hewan liar," ujarnya.
Hewan-hewan liar yang dibiakkan untuk dikonsumsi hanya 30 persen, kata Zhou, sedangkan operasi komersial seperti peternakan bulu dan taman margasatwa adalah 70 persennya.
• Resep Mudah Buat Choco Lava Cake Lumer, Bisa untuk Menu Berbuka dan Sajian Lebaran Idul Fitri
• Muhammadiyah Abdya Tetapkan 18 Khatib Shalat Idul Fitri 1441 H di Masjid dan Lapangan Terbuka
• Pria Ini Ditangkap Gegara Komentar di Status Facebook, Ancam Bom jika Tak Diizinkan Masuk Bali
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wuhan Resmi Larang Konsumsi dan Perdagangan Hewan Liar"