Luar Negeri

Warga Thailand Percaya Patung 'Anak Emas' Bawa Keberuntungan

Sebagian warga Thailand meyakini patung 'Anak Emas' dapat membawa keberuntungan. Dalam Islam tentunya sangat dilarang, karena bertentangan dengan

AFP / Lillian SUWANRUMPHA
Orang tua di Thailand memuliakan kekuatan perlindungan dari patung 'Anak Emas' 

SERAMBINEWS.COM, BANGKOK - Sebagian warga Thailand meyakini patung "Anak Emas" dapat membawa keberuntungan.

Dalam Islam  sangat dilarang, karena bertentangan dengan syariat Islam.

Tetapi, lain halnnya orang tua Thailand , patung 'Anak Emas' dari tanah liat bercampur abu dikremasi atau dibakar untuk dijadikan patung.

Seorang biksu Thailand mengucapkan mantra untuk mengundang roh-roh ke dalam patung "Anak Emas."

Sebagian besar warga Thailand beragama Buddha, tetapi kepercayaannya masih terkait dengan animisme dan takhayul, terutama di kalangan generasi yang lebih tua yang menghormati kekuatan pelindung patung-patung itu.

Dipahat dengan posisi sedang berdoa, patung-patung bermata lebar secara tradisional sepenuhnya dibentuk oleh tanah liat dan abu.

Patung 'Anak Emas' Thailand diyakini membangkitkan semangat anak-anak.
Patung 'Anak Emas' Thailand diyakini membangkitkan semangat anak-anak. (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Tampil di Tengah Covid-19, Penari Kuil Erawan di Thailand Kenakan Pelindung Wajah Transparan

Seekor Kucing di Thailand Ditangkap Polisi Karena Langgar Aturan Lockdown

Kisah PSK di Thailand saat Lockdown Cegah Virus Corona, Terpaksa Ambil Risiko demi Kebutuhan Hidup

Kolektor 'Anak Emas' Wanchai Pongsompetch memegang salah satu patung di rumahnya di utara Bangkok, Thailand, Jumat (22/5/2020).
Kolektor 'Anak Emas' Wanchai Pongsompetch memegang salah satu patung di rumahnya di utara Bangkok, Thailand, Jumat (22/5/2020). (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Saat ini ada yang terbuat dari cetakan logam, dan irisan tanah liat dan abu dihaluskan eebagai dasar gambar.

Di kuil Sam Ngam di provinsi Nakhon Pathom, tepat di utara Bangkok, Saneh Sumetho dan rekan-rekan biksunya menulis kata-kata Sanskerta di setiap patung.

Kemudian, meneteskan minyak suci pada wajah emas seperti anak kecil, dan "membaca mantra" sebelum mengirimnya untuk keluarga barunya.

Orang-orang percaya patung itu mengandung semangat anak yang nyata dan harus diperlakukan dengan hormat.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved