Luar Negeri
Umat Islam Penuhi Panggilan Shalat Ied, Eropa Mulai Longgarkan Lockdown Bertahap
Umat Islam di seluruh dunia memenuhi panggilan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 H.
Penulis: M Nur Pakar | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Umat Islam di seluruh dunia memenuhi panggilan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 H.
Provinsi Aceh, salah satu daerah di Indoesia yang aman dari terjangan virus Corona, tetap melaksanakan shalat Ied beramai-ramai.
Kapasitas masjid yang sebagian besar hanya mampu menampung beberapa ratus jamaah, tumpah ruah ke halaman masjid.
Hari Minggu (24/5/2020), Idul Fitri 1441 H dirayakan walau dalam serba terbatas.
Di belahan dunia lainnya, warga berkumpul di masjid-masjid untuk melaksanakan shalat Ied.
Kawasan Eropa dan Amerika yang didominasi kaum Kristen, gereja-gereja dibuka kembali seusai ditutup beberapa bulan untuk mencegah paparan virus Corona.
Hal itu juga bertepatan dengan perayaan Idul Fitri umat Islam.
Kondisi itu menghadirkan tantangan baru bagi pihak berwenang yang mencoba mencegah penyebaran virus Corona.
Umat Islam dari Asia sampai Eropa tetap berupaya melaksanakan Ied.
Seperti pelonggaran lockdon yang dipercepat dengan Spanyol akan kembali membuka pariwisata orag asing dan liga sepak bola topnya.
Tetapi penyakit ini terus meluas di sebagian besar Amerika Selatan, dengan jumlah kematian di Brasil melewati 22.000 orang dan infeksi mencapai 347.000 orang, kasus tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.
Upaya untuk mencabut lockdown berlanjut di sisi Atlantik, mulai ada sinyal dari Presiden AS Donald dengan perjalanan golf pertamanya pada Minggu (24/5/2020) atau sejak 8 Maret 2020.
Dengan angka infeksi mulai stabil di Barat, banyak pemerintah berusaha melonggarkan jarak sosial yang lebih ringan.
Mereka mengharapkan dapat menghidupkan kembali sektor bisnis dan pariwisata yang hampir mati ditelan virus Corona.
Di Spanyol memberlakukan penutupan paling ketat di dunia sejak pertengahan Maret 2020.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez berusaha meyakinkan wisatawan bahwa mulai 1 Juli 2020, wisatawan asing diizinkan ke Spanyol, jika kondisi aman.
Sepak bola La Liga negara itu akan kembali bergulir pada 8 Juni 2020, tambahnya.
Italia juga akan membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan asing mulai 3 Juni 2020.
Gereja-gereja Prancis mulai Minggu (24/5/2020) untuk pertama kalinya dibuka setelah dua bulan lebih ditutup.
Hampir dua minggu setelah penutupan, Perancis akhirnya mengizinkan masjid, sinagoga, dan gereja dibuka kembali.
Tetapi para imam, pendeta, rabi, masih harus memastikan langkah-langkah keamanan benar-benar berlaku.
Para jamaah harus mengenakan masker, cairan disinfektan tersedia dan tempat duduk diatur untuk memastikan orang menjaga jarak aman dengan lainnya.
"Ponselku penuh dengan pesan!" kata Pastor Pierre Amar di Versailles, Perancis kepada AFP Minggu (24/5/2020).
Namun masjid-masjid Prancis meminta umat Islam untuk tetap di rumah selama liburan Idul Fitri yang menandai akhir bulan puasa Ramadhan.
Mereka mengatakan akan secara bertahap membuka masjid mulai 3 Juni 2020.
Di Arab Saudi, shalat Ied diadakan di dua masjid suci di kota-kota Mkekah dan Madinah "tanpa jamaah", kata pihak berwenang.
Sementara untuk gereja umat Kristen di Jerusalem dibuka kembali pada hari Minggu tetapi dengan pembatasan ketat.
Virus ini masih memprihatinkan di kawasan itu, dengan Gaza yang padat menandai kematian pertamanya pada Sabtu (23/5/2020).
Presiden sayap kanan, Brasil Jair Bolsonaro telah mengecilkan tingkat keparahan wabah itu, tetapi menghadapi tekanan kuat di tengah meningkatnya jumlah kematian.
Apalagi, dua menteri kesehatan telah mundur dalam beberapa minggu lalu.
Pengawasan semakin intensif setelah rilis video pertemuan kabinet pada 22 April 2020.
Negara itu dengan cepat menjadi pandemi virus, di mana Bolsonaro dan para deputinya nyaris tidak menyebutkan pandemi tersebut.
Negara tetangga Peru dengan penduduk 32 juta iwa ini telah mendaftarkan lebih dari 3.100 kematian.
• Tak Terpengaruh Corona, Umat Muslim di Aceh Singkil Tetap Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di Masjid
• Jamaah Shalat Ied di Masjid Jamik Lhokseumawe Membludak, Lebih Ramai dari Biasanya
• Jamaah Shalat Idul Fitri di Aceh Tengah tak Seramai Tahun Lalu
Di Ekuador, Menteri Pariwisata Rosi Prado mengatakan pandemi ini dapat merugikan sektor pariwisata penting negara sampai 400 juta dolar AS per bulan.
Di Amerika Serikat, di mana angka kematian mendekati 100.000 orang, Trump telah secara agresif akan membuka kembali perekonomian, menentang nasihat para ahli kesehatan negaranya.
Ekonomi AS telah merosot dengan 40 juta pekerja menganggur tahun ini , karena banyak perusahaan tutup.
Yang terbaru, raksasa penyewaan mobil Hertz, telah ambruk.
Tetapi sebagian besar negara bagian telah mulai mengurangi lockdown dan banyak di hari Sabtu (23/5/2020), banyak pantai dibuka.
"Kami bosan terjebak di rumah. Tidak banyak yang harus dilakukan. Jadi saya datang ke pantai," kata ibu yang tinggal di rumah Kayla Lambert, ketika kedua anaknya bermain di ombak di Galveston, Texas.
Perlawanan terhadap penguncian di antara masyarakat yang gelisah telah berkumpul, dengan protes di Spanyol dan Jerman pada akhir pekan.
Ribuan orang berkumpul di Madrid pada Sabtu (23/5/2020) untuk menuntut diakhirinya peraturan dan pengunduran diri Presiden Sanchez, dalam sebuah protes yang dipimpin oleh partai sayap kanan Vox.
Di Inggris sebuah skandal meletus karena pengungkapan bahwa seorang penasihat pemerintah telah melanggar aturan.
Dominic Cummings terlihat mengunjungi orang tuanya 400 kilometer dari rumahnya di London selama kuncian negara itu, meskipun menderita gejala virus.
Dia membantah melakukan kesalahan, tetapi menghadapi tuntutan untuk mundur.
Yang lain membunyikan nada positif tentang efek virus, menikmati ruang terbuka.
Laia Torra, di Park Guell yang terdaftar di UNESCO Barcelona, mengatakan taman itu menjadi terlalu ramai dalam beberapa tahun terakhir ini.
"Luar biasa, rasanya seperti kembali ke 20 tahun yang lalu," katanya ketika anak-anaknya bermain.
Sementara, Indonesia, Muslim terbesar di Dunia tetap melaksanakan shalat Idul Fitri 1411 H, walau ada imbauan dari pemerintah dan juga lembaga terkait.
Dilansir AFP, tindakan itu sebagai langkah radikal untuk menyelesaikan aturan kuncian untuk bergabung bersama anggota keluarganya di kampung halaman masing-masing.
Pemerintah telah melarang sebagian besar perjalanan di seluruh negeri, dan banyak penduduk tetap berusaha pulang.
Terlepas dari kondisi itu, masyarakat Indonesia, khususnya Aceh tetap melaksanakan shalat Ied beramai-ramai.
Seperti kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, pada Minggu (24/5/2020), seusai shalat Subuh warga mulai berdatangan ke masjid.
Gema takbir saling bersahut-sahutan dari beberapa masjid kecamatan sampai desa, seperti Ie Masen Ulee Kareng, Ie Masen Kayee Adang, Doi dan beberapa gampong lainnya.
Masjid Kecamatan Ulee Kareng, Masjid Jamik dipenuhi para jamaah shalat Ied.
Seribuan kendaraan roda dua parkir di seputaran masjid dan puluhan kendaraan roda empat parkir di emperan pertokoan.
Pelaksanaan shalat Ied juga diiringi dengan pembacaan doa Qunut pada rakat kedua, meminta kepada Allah SWT agar Aceh dijauhkan dari wabah virus Corona.
Seusai khatib menyampaikan khutbah, jamaah berangsur pulang ke rumah-rumah masing, termasuk jamaah perempuan dan ibu-ibu secara tertib.
Virus Corona memang harus tetap diwaspadai, tetapi ibadah tidak boleh ditinggalkan.
Aceh secara geografis berada di ujung Pulau Sumatera dan wabah itu yang berasal dari Cina akan masuk ke Aceh dari daerah paparan virus Corona di Indonesia dan juga luar negeri.
Upaya Pemerintah Provinsi Aceh menutup pintu masuk dari daratan perbatasan dengan Sumut harus didukung semua pihak.
Sementara itu, secara global sekitar 5,29 juta orang telah terinfeksi virus Corona yang telah menewaskan 341.000 orang di seluruh dunia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/masjidil-haram-shalar-ied-1441-h.jpg)