Berita Aceh Timur
Polres Aceh Timur Berhasil Halau 69 Kendaraan Pemudik, Selama Operasi Ketupat
"Sebanyak 69 kendaraan baik angkutan umum maupun pribadi yang membawa pemudik dari zona merah ke Aceh berhasil kita tangkal dan kita suruh kembali,"
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
“Alhamdulillah sejak diberlakukan operasi ketupat rencong sejak 24 April 2020, sampai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, sebanyak 69 kendaraan baik angkutan umum maupun pribadi yang membawa pemudik dari zona merah ke Aceh berhasil kita tangkal dan kita suruh kembali,” ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Aditia Kusuma SIK, kepada Serambinews.com, Jumat (29/5/2020).
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Sebanyak 69 unit kendaraan baik angkutan umum, maupun pribadi yang membawa pemudik antar provinsi atau dari zona merah seperti dari Sumatera Utara yang hendak masuk Aceh, berhasil dihalau atau disuruh putar balik.
Kebijakan tersebut dilakkukan selama berlangsungnya operasi ketupat rencong Polres Aceh Timur 2020.
“Alhamdulillah sejak diberlakukan operasi ketupat rencong sejak 24 April 2020, sampai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, sebanyak 69 kendaraan baik angkutan umum maupun pribadi yang membawa pemudik dari zona merah ke Aceh berhasil kita tangkal dan kita suruh kembali,” ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Aditia Kusuma SIK, kepada Serambinews.com, Jumat (29/5/2020).
Kasat Lantas mengatakan, salah satu tujuan operasi ketupat rencong 2020 yang dimulai 24 April sampai 30 Mei, yaitu untuk menghalau pemudik dari zona merah seperti Sumatera Utara, masuk ke Aceh.
Kendaraan pemudik dari zona merah, ini berhasil dicegah melalui pemeriksaan pada Pos Cek Point di terminal Peureulak, Aceh Timur.
“Yang kita halau adalah angkutan umum maupun pribadi yang membawa pemudik antar provinsi atau dari zona merah. Sedangkan, pemudik antar kabupaten dalam provinsi Aceh tetap diperbolehkan mudik selama Idul Fitri kemarin,” jelas Kasat Lantas, AKP Aditia.
• Video Viral Ini Merekam Momen Seorang Kakek Merangkak di Pinggir Jalan untuk Pulang ke Rumah
AKP Aditia mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona.
Upaya lain yang telah dilakukan Sat Lantas Polres Aceh Timur, tambah Aditia yaitu, sosialiasasi ke sejumlah perusahaan di Aceh Timur yang memiliki tenaga kerja dari luar Aceh, agar tidak mudik.
Seperti sosialiasi di perusahaan perkebunan PTPN Karang Inong.
Di mana karyawan dari luar daerah mematuhi imbauan yang disampaikan, agar tidak mudik.
• Mulai 8 Juni 2020, AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional
Selama Idul Fitri 1441 Hijriyah, jelas Aditia, arus transportasi dalam wilayah hukum Aceh Timur, relatif normal dan tidak terjadi kemacetan.
Arus transportasi sempat meningkat di Aceh Timur, pada hari meugang atau H-2 Idul Fitri 1441 Hijriyah .
Keramaian terlihat khususnya di pusat pasar, dan pusat perbelanjaan karena masyarakat berbelanja kebutuhan menyambut Idul Fitri.
Selanjutnya, pada hari raya Idul Fitri arus transporasi relatif normal.
Sejumah desa di Aceh Timur, yang terdapat objek wisata juga tidak membuka objek wisatanya dan mematuhi kebijakan pemerintah tentang protokol kesehatan.
Sehingga tidak terjadi kemacetan. (*)
• Pedagang dari Medan dan Padang di Abdya Luput dari Pemeriksaan, Terungkap dalam Rapat Gugus Tugas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-memeriksa-dan-menghalau-pemudik-dari-zona-merah-sumut-yang-masuk-aceh-timur.jpg)