Berita Subulussalam
Usai Bertemu Tokoh Pemekaran, Asmauddin Berjumpa Walkot Subulussalam Affan Bintang
Momen pertemuan antara Asmauddin dengan Wali Kota Subulussalam H Affan Bintang tersebut diunggah netizen di akun media sosial facebook
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Publik Subulussalam dalam beberapa hari terakhir ini ramai memperbincangkan suguhan ‘drama’ politik berupa manuver sejumlah tokoh pemekaran di daerah tersebut.
Terkini, mantan Ketua Pemekaran Pemko Subulussalam, H Asmauddin SE terpantau berjumpa dengan Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang SE di kediaman Wakil Wali Kota Subulussalam Drs Salmaza MAP.
Momen pertemuan antara Asmauddin dengan Wali Kota Subulussalam H Affan Bintang tersebut diunggah para netizen di akun media sosial facebook sebagaimana terpantau Sabtu (30/5/2020)
Beberapa pemilik akun facebook yang merupakan pendukung militant Affan Bintang menuliskan caption terkait silaturahmi kedua tokoh itu. Ini menandingi postingan sebelumnya yang berisi pertemuan tokoh pemekaran Kota Subulussalam.
Berdasarkan amatan Serambinews.com, pertemuan antara Affan Bintang dengan Asmauddin yang juga mantan Pj Wali Kota SUbulussalam perdana diperkirakan pada Jumat (29/5/2020) malam.
Selain keduanya turut tampak dalam foto momen pertemuan itu Ketua Partai Demokrat Kota Subulussalam Drs Salmaza MAP.
Di sana juga tampil beberapa pengurus dan dua kader Partai Demokrat di DPRK Subulussalam. Pada foto berikutnya menampilkan sosok H Affan Alfian Bintang salam komando dengan H Asmauddin SE.
Sebelumnya, H Asmauddin yang merupakan tokoh pentolan pemekaran Pemko Subulussalam menggelar pertemuan dengan H Merah Sakti SH mantan Wali Kota Subulussalam.
Pertemuan kedua tokoh ini pun menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat Kota Sada Kata itu. Sebab, selain momen pertemuan yang diklaim berisi soal rencana aksi besar-besaran untuk menyorot pemerintahan Bintang-Salmaza, publik setempat juga selama ini tau jika Merah Sakti dan Asmauddin selama belasantahun lalu kurang ‘akur’.
Kedua tokoh asal Kecamatan Rundeng ini dikenal berseberangan politik. Namun, beberapa hari pascalebaran masyarakat dikejutkan dengan momen pertemuan keduanya.
Hingga berita ini disusun Serambinews.com belum mendapat jawaban dari Asmauddin soal pertemuannya dengan Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang termasuk kegiatan serupa dengan Merah Sakti. Saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Asmauddin belum memberikan respon.
Beberapa warga menilai jika pertemuan Asmauddin dengan Affan Bintang hanya kebetulan dalam rangkaian kunjungan Dyah Erti Idawati, isteri Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Asmauddin sendiri merupakan mantan Caleg DPRA dai Partai Demokrat pada pemilu 2019 lalu.
Sebelumnya, jagat maya Subulussalam diramaikan pertemuan dua tokoh pemekaran Kota Subulussalam H Merah Sakti SH dengan H Asmauddin SE yang intinya membahasa sejumlah kondisi terkini daerah itu.
Pertemuan itupun dibenarkan, Muzirul Qadhi Maha alias Muzir Maha, aktivis mahasiswa dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com, Kamis (28/5/2020).
Pertemuan kedua tokoh pemekaran menjadi pembahasan menarik warga maupun para netizen khususnya media sosial facebook. Ini lantaran sejak belasan tahun kedua tokoh itu diketahui kurang ‘akur’ akibat masalah politik.
Padahal, Asmauddin yang merupakan Pj Walkot Subulussalam perdana adalah mantan Ketua Panitia Pemekaran Pemko Subulussalam. Pun demikian dengn Merah Sakti SH mantan Walkot Subulussalam dua periode tokoh pentolan pemekaran.
Berdasarkan catatan Serambinews.com, Asmauddin menjadi salah satu rival tetap Merah Sakti dalam dua kali pilkada di daerah itu. Lalu di pilkada ketiga yakni 2018 lalu, Asmauddin kembali bertarung dengan sejumlah kandidat termasuk Hj Sartina istri Merah Sakti.
Dua periode Merah Sakti memimpin Subulussalam, sudah menjadi rahasia umum jika adanya ‘ketidakakuran’ antara Merah Sakti dengan Asmauddin. Ini terbukti hijrahnya Asmauddin ke Kabupaten Aceh Singkil dan Banda Aceh selama kekuasaan Merah Sakti di Subulussalam.
Kini, ketika puncak pimpinan Subulussalam dinakhodai H Affan Alfian Bintang SE bersama wakilnya Drs Salmaza MAP, kedua tokoh yang selama ini dikenal saling berseberangn politik mulai saling merapat.
Mereka adalah Asmauddin dan Merah Sakti, mantan Pj Walkot Subulussalam perdana serta mantan Walkot Subulussalam periode 2009-2014 hingga periode 2014-2019. Sederet masalah menjadi pembahasan kedua tokoh dalam pertemuan yang dihadiri beberapa pihak lainnya.
Menurut Muzir yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, selain Merah Sakti ada juga seberkas catatan dikemukakan Asmauddin menyikapi kondisi Kota Subulussalam saat ini.
Dia pun membeberkan beberapa persoalan yang diungkap Asmauddin terutama kebijakan kebijakan pemerintah yang sampai hari ini belum terlihat memihak kepada masyarakat. Hal lain yang disorot mengenai tata kelola pemerintahan yang menurutnya belum Good Government.
"Jangan ada kepentingan pribadi dalam menentukan kebijakan, sehingga kebijakan yang dilahirkan tak sesuai harapan,"demikian disampaikan Asmauddin sebagaimana ditirukan Muzir.
Terhadap masalah ini, Asmauddin berharap Kota Subulussalam maju dan berkembang dengan mengutamakan anak-anak negeri bekerja di pemerintahan. Harapan lain pemerintah dapat menyelesaikan dengan cepat dan bijak persoalan persoalan yang menyangkut hidup orang banyak, seperti sengketa lahan Hak Guna Usaha (HGU) dan banjir.
Menurutnya apabila isu di masyarakat tidak bisa diserap dengan positif dikuatirkan akan membahayakan elektabilitas pemerintah hingga berpotensi terjadinya gejolak besar-besaran.(*)
• Heboh Aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Playstore, Ketua FKUB Langsa Minta Pemerintah Bertindak
• Beredar di Medsos, Petisi untuk Presiden agar Mendesak Google Hapus Aplikasi Kitab Suci Aceh
• Akui Fans Fanatik di Indonesia yang Terbaik, Berikut Komentar Pemain Persiraja Adam Mitter
• Kena Karma Akibat Suka Klaim, China Kini Dibuat Sempoyongan Karena Kapal Perang AS Masuk Wilayahnya
• Kisah Murdiana SKom, Difabel yang Mengajar Anak-anak Desa di Tengah Wabah Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tokohmekarsbs.jpg)