Info Singkil
Nelayan Pulau Banyak Panen Kakap Putih, Bibitnya Made In Aceh Singkil
Hasilnya cukup luar biasa. Ini terbukti saat dilakukan pembesaran oleh kelompok pembudidaya bobot per ekornya selama enam bulan melebihi target normal
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Setelah lebih satu dasa warsa berdiri, akhirnya Kabupaten Aceh Singkil mampu membudidayakan ikan kakap putih yang benihnya diproduksi sendiri di Balai Benih Ikan Air Laut (BBIAL) di Teluk Nibung, Pulau Banyak.
Hasilnya cukup luar biasa. Ini terbukti saat dilakukan pembesaran oleh kelompok pembudidaya bobot per ekornya selama enam bulan melebihi target normal.
"Selama ini sudah ada budidaya, tapi bibit didatangkan dari luar. Tapi yang ini bibit hasil BBIAL yang di Pulau Banyak," kata Saiful Umar Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Saiful Umar, Minggu (31/5/2020).
Menurut Saiful Umar, dalam panen pertama dari kelompok budidaya kakap putih binaan Dinas Perikanan, mencapai lima ton.
Dalam durasi budidaya selama enam bulan bobot ikan mencapai 0,8 kilo sampai 1,2 kilo. Bobot itu kata Saiful, melebihi target normal.
• Berpesta di Spanyol saat Pandemi, Pangeran Belgia Positif Covid-19
• Tegaskan Pemerintah Tak Melarang Diskusi Pemecatan Presiden, Mahfud MD: Biarkan Diskusi, Itu Ilmiah
• Breaking News - Jaksa Tangkap Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di Subulussalam
"Durasi budidaya selama enam bulan melebihi target normal," tukas Saiful Umar.
Kendati tengah dilanda pandemi virus Corona (Covid-19) harga kakap putih masih lumayan. Per kilo pembudidaya menjualnya Rp 40 ribu.
Kakap putih yang dipelihara kelompok pembudidaya di Pulau Banyak, belum dipanen semua.
Pembudidaya hanya memanen di atas 5 ons ke atas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kakap-858585.jpg)