Berita Bireuen

14 Truk Dikerahkan Angkut Sampah di TPS Pasar Induk Cureh Bireuen, Ini Penyebabnya

Pasalnya, setiap hari hanya satu truk sampah yang bertugas mengangkut satu kontainer sampah dari TPS tersebut.

SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Pasar Induk Cureh (PIC), melebihi kapasitas. 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Pasar Induk Cureh (PIC) melebihi kapasitas.

Sehingga tidak bisa terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blang Beruru Peudada, dalam satu hari.

Pasalnya, setiap hari hanya satu truk sampah yang bertugas mengangkut satu kontainer sampah dari TPS tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bireuen (DLHK) Bireuen, Drs Murdani kepada Serambinews.com, Senin (1/6/2020) mengatakan, karena setiap hari tidak terangkut seluruh sampah di TPS itu, sehingga setiap minggu pihaknya harus mengerahkan 14 truk sampah untuk mengangkutnya.

"Seminggu sekali kami harus mengerahkan 14 truk sampah untuk mengangkut tumpukan sampah di TPS Jalan Pasar Induk Cureh," kata Murdani.

Musisi Aceh Barat Terpaksa Jual Alat Musik untuk Bertahan Hidup,Akibat Larangan Tampil di Panggung  

Bosan Tidur Sendiri, Benarkah Anya Geraldine Kebelet Nikah?, Ini Pria Idamannya

Viral Kafe di Jepang Tempatkan Mainan Boneka Capybara Untuk Terapkan Jarak Sosial

Tak Pulang Kampung Karena Corona, Puluhan Mahasiswa Papua Bertahan di Lhokseumawe

Selain itu, pihaknya juga harus mengerahkan satu unit alat berat mini multi fungsi (buldouser dan beco mini) untuk memuat puluhan ton sampah ke 14 truk tersebut.

"Setelah sampah seluruhnya terangkut dari TPS itu, satu hari kemudian sampah kembali penuh di TPS itu," sebut Murdani.

Pihaknya menduga sampah yang menumpuk di TPS tersebut, bukan hanya berasal dari Pasar Induk Cureh, juga berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang oleh warga beberapa desa sekitar kawasan tersebut.

Murdani mengimbau kepada masyarakat dan pedagang untuk membuang sampah dalam kontainer yang sudah disediakan.

"Jangan membuang sampah di jalan atau diluar kontainer, karena bisa berserakan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar," pinta Murdani. (*)

Viral Suami Pukul Wajah dan Antuk Kepala Istri, Diduga Soal Biaya Belanja Rumah Tangga

Gua Sakral Suku Aborigin Berusia 46.000 Tahun Diledakkan, Perusahaan Rio Tinto Minta Maaf

Senyum Bahagia Kakek Amiruddin dari Lhokseumawe Aceh Saat Menerima Bantuan Sembako dari Kapolri

Sara Netanyahu, Istri Perdana Menteri Israel Dikenal Kasar Terhadap Pembantu

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Imran Thayib
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved