Berita Banda Aceh

Usai Tarik Peralatan dari KIA Ladong, Alat Kerja PT Trans Continent Dipinjam Pelindo Malahayati

"Iya benar, RS kami sedang rusak dan akan diadakan perbaikan. Maka kami akan kerja sama dengan Trans Continent untuk kinerja Pelabuhan Malahayati,”

www.serambitv.com
Setelah lebih sembilan bulan bertahan, akhirnya PT Trans Continent mulai menghitung ulang investasi mereka di Kawasan Industri Aceh (KIA) di Ladong, Aceh Besar. 

Ceo Trans Continent, Ismail Rasyid yang dihubungi Serambinews.com, Senin (1/6/2020) mengatakan bahwa reach stacker miliknya dikeluarkan dari KIA Ladong dari pukul 11.20 WIB dan tiba di pelabuhan pukul 12.20 WIB.

“Rencananya kami (PT Trans Continet dengan Pelindo) akan melakukan Kerja Sama Operasional (KSO)/paralel perjanjian tersebut segera kami selesaikan dalam minggu ini,” kata Ismail yang sedang berada di Jakarta.

Sebelumnya, reach stacker berada di KIA Ladong tapi tidak beropeasi.

Awalnya, PT Trans Continent, perusahaan multimoda bertaraf nasional dan milik putra Aceh itu ingin berinvestasi di Aceh. 

Tapi belakangan, PT Trans Continent menarik semua peralatan kerjanya dari kawasan itu setelah lebih sembilan bulan bertahan di sana sejak ground breaking oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Keputusan itu diambil CEO Trans Continent, Ismail Rasyid, karena hingga kini belum ada kepastian hukum tentang bagaimana skema perjanjian dan tata kelola antara PT PEMA yang mewakili Pemerintah Aceh dengan pihaknya sebagai investor.

“Sebahagian besar alat-alat kerja kami dan supportnya sudah kami bawa kembali ke hub base kami di Sumatera Utara.

Namun beberapa alat-alat berat kami masih berada di Ladong,” ujar putra kelahiran Matangkuli Aceh Utara ini.

Ismail mengaku untuk mengangkut alat kerjanya itu memerlukan alat angkut khususnya seperti low bed dan pengawalannya.

“Dalam kondisi seperti sekarang, kami masih mengatur waktu untuk pemindahan tersebut,” ungkap dia.

Viral Suami Pukul Wajah dan Antuk Kepala Istri, Diduga Soal Biaya Belanja Rumah Tangga

Halaman
123
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved