Luar Negeri
Capres Demokrat AS: "Trump Ciptakan Medan Perang di Negara Ini"
Calon presiden (capres) AS terkuat dari Partai Demokrat, Joe Biden, saingan utama Presiden Donald Trump dalam pemilihan November 2020, mengecam
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Calon presiden (capres) AS terkuat dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjadi saingan utama Presiden AS Donald Trump dalam pemilihan November 2020.
Dia mengecam tindakan keras terhadap demonstran.
Dia mengatakan pengerahan tentara sebagai penyalahgunaan kekuasaan.
Dia berjanji, jika terpilih, untuk mengatasi rasisme di negara itu.
"Donald Trump telah mengubah negara ini menjadi medan perang."
"Trump didorong oleh dendam lama dan ketakutan baru," kata Biden.
Dia menyampaikan itu dalam pidatonya di Philadelphia, yang juga dilanda kekerasan pada Selasa (2/6/2020) malam.
Sedangkan Trump menolak peran tabib tradisional sebagai penyembuh.
Dia menyuarakan kegembiraan di Twitter atas tanggapan di Washington.
Dia menuduh kepemimpinan New York yang dipimpin oleh saingannya Partai Demokrat menyerah pada "Lowlife & Scum."
"Kekuatan yang luar biasa. Dominasi," tulisnya.
Da menambahkan: "Washington, DC, adalah tempat teraman di dunia tadi malam!"
Dia mendorong balik terhadap kritik di Twitter kemudian, menulis:
"Anda salah! Jika para pengunjuk rasa begitu damai, mengapa membakar Gereja pada malam sebelumnya?
"Orang-orang menyukai jalan saya," klaim Trump.
• AS Terancam Konflik Berdarah, Donald Trump Mobilisasi Tentara
• Donald Trump Caki Maki Gubernur, Bertindak Terlalu Lemah Terhadap Demonstran
• Teroris Domestik Kepung AS, Donald Trump Bersembunyi di Bawah Tanah Gedung Putih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/topeng-joe-biden-trump-dan-pelosi.jpg)