Breaking News:

Luar Negeri

AS Terancam Konflik Berdarah, Donald Trump Mobilisasi Tentara

Kerusuhan yang terjadi di negara adidaya, Amerika Serikat (AS) tampaknya makin memanas. Demontrasi anti-rasisme yang dilancarkan seusai tewasnya

Editor: M Nur Pakar
AFP/ROBERTO SCHMIDT
Polisi yang didukung tentara bersenjata lengkap menangkap seorang pengunjuk rasa yang berdemo dekat Gedung Putih, Washington, AS, Senin (1/6/2020). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Kerusuhan yang terjadi di negara adidaya, Amerika Serikat (AS) tampaknya makin memanas.

Demontrasi anti-rasisme yang dilancarkan seusai tewasnya George Floyd di lutut seorang polisi Minneapolis terus meluas ke seluruh negara bagian.

Puluhan korban terus berjatuhan, terutama demonstran di tangan polisi,

Demo yang awalnya damai telah berubah menjadi aksi kerusuhan berdarah.

Pemerintah AS menyebut para demonstran sebagai teroris domestik yang terus menyebarkan kerusuhan di seluruh negeri.

Jaksa Agung telah memerintahkan orang-orang yang berbuat kerusuhan ditangkap.

Presiden AS Donald Trump, Selasa (2/6/2020) dinihari telah memerintahkan penumpasan ala militer terhadap para demontran.

Dia mengatakan telah mengirim ribuan tentara ke jalan-jalan ibu kota.

Dia juga mengancam akan mengerahkan tentara ke negara bagian yang tidak mampu mengendalikan situasi,

Peningkatan dramatis terjadi seminggu setelah kematian George Floyd di Minneapolis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved