Kamis, 14 Mei 2026

Heboh Sapi Kurus Kering, Kadisnak Instruksikan Kepala dan Seluruh Staf UPTD IBI Menetap di Saree

Terhitung mulai tanggal 7 Juni 2020 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian, untuk menetap dan bertugas di lokasi UPTD IBI Saree, Aceh Besar

Tayang:
Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Foto Surat Instruksi Kepala Dinas Peternakan Aceh, dr Rahmandi Msi, kepada Kepala dan seluruh staf UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator (IBI) untuk bertugas dan menetap di lokasi UPTD IBI Saree, Aceh Besar. 

Heboh Sapi Kurus Kering, Kadis Peternakan Instruksikan Kepala dan Seluruh Staf UPTD IBI Menetap di Saree

BANDA ACEH, SERAMBINEWS.COM - Kepala Dinas Peternakan Aceh, dr Rahmandi MSi, mengeluarkan instruksi kepada Kepala dan seluruh staf UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator (IBI) untuk bertugas dan menetap di lokasi UPTD IBI Saree, Aceh Besar.

Instruksi dengan Nomor 524/1188/2020 itu diterbitkan pada Sabtu (6/6/2020), sebagai tindak lanjut atas hebohnya temuan sapi-sapi kurus kering karena tak terawat di lokasi peternakan Saree.

Instruksi Rahmandi tersebut tidak hanya ditujukan kepada Kepala dan seluruh staf UPTD IBI, tetapi juga para Kepala Seksi, Kepala Bagian Sub Tata Usaha, pejabat fungsional dan seluruh staf PNS maupun kontrak.

Kepada mereka semua diminta agar menetap dan bertugas di lokasi UPTD IBI Saree, Aceh Besar, terhitung sejak tanggal 7 Juni 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.

Sapi Kurus Kering di Aceh jadi Sorotan Asosiasi Ternak Sapi Australia: Kami Prihatin dan Sedih

TA Khalid: Persoalan Sapi Kurus di Saree Harus Segera Ada Solusinya

Penggemukan Sapi Aceh dan Uang Rp 650 Miliar; Leumoe Gop, Geutanyoe Peu-Eumpeun

“Kepala Dinas Peternakan Aceh dengan ini menginstruksikan kepada Kepala Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Inseminasi Buatan dan Inkubator (IBI) Dinas Peternakan Aceh beserta para Kepala Seksi, Kepala Bagian Sub Tata Usaha, pejabat fungsional dan seluruh staf PNS maupun kontrak, terhitung mulai tanggal 7 Juni 2020 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian, untuk menetap dan bertugas di lokasi UPTD IBI Saree, Aceh Besar,” demikian bunyi surat instruksi tersebut.

“Pembagian tugas dan hal teknis lainnya diatur oleh Kepala Dinas bersama Kepala UPTD IBI,” tambah Rahmandi dalam surat instruksinya.

Pada bagian catatan, ditambahkan bahwa kepada seluruh kepala dan staf jajaran UPTD IBI agar berkumpul di kantor dinas provinsi, membawa baju dinas dan perlengkapan kerja. Berangkat pada hari Minggu 7 Juni 2020, pukul 08.00 WIB.

Seperti diketahui, ratusan ekor sapi milik Pemerintah Aceh diketahui dalam kondisi kurus kering. Bahkan, banyak sapi yang mati karena diduga kekurangan pakan. Isu sapi kurus viral di media sosial (medsos) dalam dua hari terakhir.

Ikut Jejak Donald Trump, Presiden Brasil Ancam Keluar dari WHO

Cina Sarankan Warganya Tak Pergi ke Australia, Ada Apa?

Ancam Korea Selatan, Korea Utara Sebut ‘Akan Bikin Seoul Menderita’

Kabar tersebut ternyata sampai ke telinga peternak sapi Australia. Peternak di negeri Kangguru tersebut mengaku sangat kecewa mengetahui fakta tersebut, mengingat di antara sapi-sapi yang dipelihara di Saree terdapat sapi asal Australia.

Peternak di Australia, Welly Salim, yang juga pengurus Asosiasi Peternakan Sapi Australia, membidangi perdagangan dan peningkatan kapasitas building untuk wilayah Indonesia, mengaku prihatinan dengan kondisi sapi di Saree.

Pihaknya mengaku masih memiliki tanggung jawab menjamin kesejahteraan ternak-ternak sapi yang dipelihara di Saree, sebab perjanjian kerja sama Indonesia dan Australia diikat dengan skema ESCAS.

ESCAS atau Exporter Supply Chain Assurance System merupakan skema jaminan rantai pasokan buat eksportir untuk mengetahui jejak hewan dari Australia ke rumah potong.

Welly menyebut, program ESCAS tersebut mencakup semua protokol kesejahteraan ternak sepanjang masa hidupnya sampai tahap terakhir di rumah potong hewan.(*)

Ronaldo Resmi Berstatus Miliarder, Ini Jumlah Pendapatannya 

Ketua Komisi V DPRA: Pemerintah Aceh Seharusnya Punya Sikap Terkait Penetapan Zona Merah Covid-19

Malang Benar Nasib Pengungsi Rohingya Bangladesh, Seusai Dikejar Tentara Myanmar,  Kamp Lockdown

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved