Selasa, 12 Mei 2026

Kupi Beungoh

Penggemukan Sapi Aceh dan Uang Rp 650 Miliar; "Leumoe Gop, Geutanyoe Peu-Eumpeun"

menampakkan fakta dengan menutup fakta yang lain untuk tujuan melabelkan negatif/positif, merupakan bagian dari teknik Name Calling.

Tayang:
FOR SERAMBINEWS.COM
Haekal Afifa 

Oleh Haekal Afifa*)

PEMBERITAAN tentang sapi yang 'dianggap' kurus pada UPTD Perternakan di Saree, Aceh Besar, membuat saya mengulik akar dari pengadaan sapi yang kabarnya menghabiskan ratusan miliar anggaran Aceh.

Saya tidak ingin melihat persoalan ini dari sisi kawan-kawan aktivis yang pro atau kontra semata. Tapi juga ingin melihat ini dari sisi komunikasi propaganda politik, dan dalam kasus sapi ini terlihat bagaimana instrumen itu dibangun.

Kasus ini, mengingatkan saya pada Jembatan Sikundo yang dulu juga viral karena hanya diikat dengan seutas tali, namun faktanya ada jembatan di samping tali tersebut sedang dibangun.

Fakta ini terungkap tidak lama setelah foto-foto dan video 'jembatan gantung' itu viral di media.

Ya, saya melihat kasus yang sama terjadi pada masalah sapi yang hari ini diangkat ke publik.

Memang, ada sapi kurus di UPTD IBI Saree, khususnya di cluster karantina.

Tidak bisa ditutupi, sapi kurus tersebut adalah sebuah fakta yang tidak terbantahkan dan ini menjadi presenden buruk dari sebuah kinerja, khususnya pejabat UPTD tersebut.

Karena, membiarkan makhluk hidup kelaparan adalah bagian dari dosa.

Namun, ada fakta lain yang terkesan disembunyikan saat sapi kurus itu viral.

Yakni, dari total 480 ekor jumlah sapi yang ada, hanya di bawah 10% sapi yang kurus. Persentase yang tidak terlalu fantastis, walau sebenarnya tidak bisa dibenarkan.

Akan tetapi, kurusnya sapi itu tidak semata-mata karena kekurangan pakan, namun memang ada sapi yang harus dikuruskan.

Fakta yang terkesan disembunyikan adalah 90% sapi lainnya (katakanlah 300 ekor sapi) tidak ditampilkan kondisinya ke publik.

Inilah ternak sapi yang berada di UPTD Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Aceh Besar di bawah Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Jumat (5/6/2020).
Inilah ternak sapi yang berada di UPTD Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Aceh Besar di bawah Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Jumat (5/6/2020). (SERAMBI/ASNAWI LUWI)

Perternakan Sapi di Saree Rp 158 M Berbau Korupsi, MaTA Desak Kejati Ungkap Dugaan Penyimpangan

Memang, fakta ada banyak sapi yang gemuk baru terungkap saat tim Pemerintah Aceh juga melakukan investigasi.

Pembagian cluster, lokasi yang terlihat over kapasitas dan sederet persoalan teknis lainnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved