Kamis, 11 Juni 2026

Waspada Covid 19 di Bireuen

Tim Medis Bireuen Periksa Kesehatan 12 Pekerja Asal Medan, Begini Kondisinya

12 orang itu sudah bekerja di mesjid Agung Bireuen sejak Februari lalu. Mereka pulang kampung saat lebaran dan kembali untuk melanjutkan pekerjaan.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Tim medis dari Gugus tugas covid-19 Bireuen memeriksa suhu tubuh pekerja dari Medan, Sabtu (06/06/2020). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Tim medis gugus tugas penanggulangan virus corona Bireuen, Sabtu (06/06/2020) memeriksa kesehatan para pekerja yang akan bekerja di masjid Agung Bireuen yang baru tiba dari Medan, Sumatera Utara.

Husaini SH MM juru bicara tim gugus tugas penanggulangan virus corona Bireuen  kepada Serambinews.com mengatakan, mereka berjumlah 12 orang sudah berkerja di mesjid Agung  beberapa waktu lalu atau sejak Februari lalu.

Saat lebaran Idul Fitri  mereka pulang kampung dan semalam kembali lagi ke Bireuen untuk melanjutkan pekerjaan seperti membangun tempat wuhduk dan lainnya.

Menghindari masalah maka tim medis dari Puskesmas Kota Juang Bireuen memeriksa kesehatan mereka yang menginap di komplek eks SMAN 3 Bireuen.   

M Nur A Latif selaku penanggungjawab terhadap mereka kepada Serambinews.com mengatakan, mereka tiba semalam di Bireuen, kemudian  memberitahukan tim gugus tugas tentang ketibaan mereka  untuk periksa kesehatannya.

Hasil pemeriksaan kesehatan mereka dalam keadaan sehat, tidak ada yang demam maupun batuk. Mereka juga diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari, mereka hanya diperbolehkan beraktivitas di tempat penampungan ke lokasi kerja yang audah dipasang pagar seng.

Setelah 14 hari baru diperbolehkan ke pasar, kebutuhan makan ditangani. "Mereka hanya diperbolehkan dari tempat menginap ke tempat kerja, kebutuhan masak kami tangani," ujar M Nur A Latif.

Petugas medis dari Puskesmas Kota Juang, Miftahul Jannah dan Rina Wahyuni selaku petugas serveilans kepada Serambinews.com mengatakan, suhu tubuh ke 12 mereka rata rata 34-36, mereka tidak mengalami demam atau batuk. "Tim medis tetap memantau kesehatan mereka," ujar Miftahul Jannah.(*)

10 Tahun Wali Nanggroe Wafat, Amanah Geuyue Meusaboeh kata Tarmizi Age, Mantan GAM Denmark

Dapat Merusak Daya Tahan Tubuh, 5 Makanan & Minuman Ini Perlu Dihindari Saat Memasuki Era New Normal

Dikenal sebagai Diktator dan Kejam, Ternyata Kim Jong Un Jadi Idola di Gaza, Apa Alasannya?

DLHK Aceh Amankan Alat Berat di Hutan Singkil

VIDEO - Ratusan Pengunjuk Rasa Lindungi Demonstran yang sedang Salat di Jalan Raya Brooklyn

Wakil Ketua Komisi X DPR : Sektor Pariwisata Paling Terpuruk Akibat Pandemi Covid-19

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved