Kamis, 23 April 2026

Berita Simeulue

Parawisata Simeulue Sangat Terpukul Akibat Covid-19, Resort dan Homestay Sepi

Sektor pariwisata di Kabupaten Simeulue sangat terpukul dampak akibat Covid-19. Kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara tampak tidak ada

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Pulau Mincau, Kabupaten Simeulue. 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Sektor pariwisata di Kabupaten Simeulue sangat terpukul dampak akibat Covid-19.

Kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara tampak tidak ada sama sekali pascapelarangan kunjungan sejak April 2020 lalu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Abdul Karim, kepada Serambinews.com Senin (8/6/2020) menyebutkan bahwa dampak Covid-19 sangat dirasakan oleh usaha pariwisata khususnya disejumlah resort, restoran, homestay dan usaha lainnya terlihat sepi di Simeulue.

Bahkan ada beberapa resort dengan terpaksa harus malakukan PHK dan merumahkan pekerjanya akibat tidak punya sumber pendapatan untuk menggaji karyawan.

Pastikan Pelayanan Buka 24 Jam, Bupati Aceh Singkil Sidak Puskesmas Kuala Baru

Dikatakan Abdul Karim, pemerintah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah melaporkan data kegiatan usaha pariwisata yang terdampak Covid-19 ke Kementerian Perekonomian melalui kementerian pariwisata dan Ekonomo Kreatif belum lama ini.

"(Pelaporan itu) sesuai permintaan data dari Kemenpar Ekonomi Kreatif RI.

Namun sampai dengan saat ini belum ada respon dan langkah-langhlah yang nyata untuk mengatasi keluhan tersebut," pungkas Abdul Karim.

Bupati Nagan Raya Tinjau Tambang Batu Giok

Ia menambahkan, dengan mulai menurunnya penyebaran Covid-19 dan pemerintah mulai memberlakukan status new normal atau normal baru, dinilai langkah yang sangat positif.

"Harapan kita semua semoga berbagai bencana yang menimpah negeri ini akan segera berakhir sehingga semua aktivitas berjalan lancar.

Kepada pemilik usaha wisata kami imbau agar bersabar dan tetap menjaga keamanan usahanya.

Yakinlah, kondisi ini akan segera normal," pesan Abdul Karim kepada pemilik usaha wisata di daerahnya.

GeRAK Kecam Teror Granat di Rumah Anggota DPRK Aceh Barat

Sementara itu, lanjutnya, khusus destinasi wisata rekreasi yang mulai menggeliat, pihaknya mengimbau untuk tetap menjaga dan mengikuti imbauan pemerintah.

Setiap pengelola wisata rekreasi, agar memperhatikan sarana dimasing-masing wilayah sehingga sarana wisata bisa lebih menarik untuk mendatangkan sumber ekonomi masyarakat.(*)

Subulussalam Hentikan Proses Belajar Mengajar Daring via Radio, Ini Penyebabnya  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved