Breaking News:

Demo Kematian George Floyd di Inggris, Patung Edward Colston Dibuang ke Sungai, Ini Alasannya

Kejadian penceburan patung terjadi pada Minggu (7/6/2020) waktu setempat, dan peristiwa ini terjadi saat demonstrasi menuntut keadilan kematian George

Editor: Amirullah
Twitter/_jackgrey
Penurunan dan penceburan patung bapak perbudakan Edward Colston di Bristol, Inggris (7/6/2020). 

"Hari ini saya melihat sejarah," tulis saksi lain bernama William Want di Twitter.

"Patung Edward Colston, seorang pedagang budak Bristol, dirobohkan, dirusak, dan dilemparkan ke sungai. #BlackLivesMatter."

Bristol sendiri diketahui adalah salah satu kota pelabuhan besar di Inggris pada masa lalu.

()

Edward Colston. (obv.org.uk)

Edward Colston, Bapak perdagangan budak dari Bristol

Dilansir dari obv.org.uk, Edward Colston bahkan dijuluki sebagai "The father of Bristol's slave shame" (Bapak perbudakan memalukan dari Bristol).

Pria asli Bristol dan kelahiran tahun 1636 tumbuh dalam keluarga pedagang kaya dan bergabung dengan sebuah perusahaan pada 1680.

Ia disebut memonopoli perdagangan budak di West Indies.

Royal African Company (RAC) secara resmi dipimpin oleh saudara Raja Charles II yang kemudian naik takhta menjadi James II.

Perusahaan itu mencap budak dengan inisial RAC di dada mereka, termasuk wanita dan anak-anak.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved