Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Gerakan Tanam Serentak, Cara Aceh Tamiang Antisipasi Krisis Pangan

Kabupaten Aceh Tamiang dalam waktu dekat melakukan gerakan tanam serentak yang akan dilakukan di seluruh kecamatan...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Jalimin
Serambi Indonesia
Mesin Tanam Padi. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kabupaten Aceh Tamiang dalam waktu dekat melakukan gerakan tanam serentak yang akan dilakukan di seluruh kecamatan.

Gerakan tanam serentak ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman krisis pangan dampak penyebaran Covid-19 yang diprediksi terjadi pada akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang, Yunus optimis pelaksanaan tanam serentak ini bisa dilakukan bulan ini. Saat ini pihaknya masih menunggu pembahasan program ini dengan seluruh unsur Forkopimda Aceh Tamiang yang sudah diagendakan pada pekan depan.

“Pak Bupati mengarahkan saya untuk membahas ini dengan Forkopimda, artinya nanti akan ditentukan dulu jenis tanaman apa yang akan ditanam,” kata Yunus, Kamis (11/6/2020).

Dijelaskannya, tanaman untuk ketahanan pangan ini ada beberapa jenis, selain padi, diantaranya ada ubi dan jagung. Yunus sendiri lebih padi sebagai komoditas utama dalam program memilih tanam serentak ini.

“Tapi bila nanti dalam rapat Forkopimda diputuskan jagung atau ubi, ya tidak masalah, kita langsung eksekusi,” ujarnya.

Dia memaparkan banyak manfaat yang didapat dari pelaksanaan tanam serentak ini, baik untuk masyarakat luas maupun petani.

Satlantas Polres Bireuen Tilang Tujuh Sepeda Motor, Ini Kesalahannya

VIRAL Wanita Diikat di Motor Polisi dan Diseret 200 Meter di Jalan, Diduga Mencuri dari Rumah Polisi

Jabatan Idham Azis Sebagai Kapolri Tersisa 6 Bulan Lagi, Ini Nama 8 Kandidat Pengganti

20 Unit Lebih Sepeda Motor Terjaring Razia di Bireuen, Ini Beragam Pelanggaran

“Yang jelas masyarakat akan terjamin kebutuhan pangannya, sementara petani resiko terserang hama semakin kecil, karena hamparan tanamnya luas,” beber Yunus.

Terpisah, Bupati Aceh Tamiang Mursil bersama Kapolres Langsa AKBP Giyarto melakukan penanaman bibit secara simbolis di Kampung Bentenganyer, Kecamatan Manyakpayed, Aceh Tamiang, Kamis (11/6/2020).

Secara adimintrasi Kecamatan Manyakpayed terletak di wilayah Aceh Tamiang, namun wilayah hukumnya berada di Polres Langsa.

Mursil menjelaskan penanaman bibit ini untuk membina para kelompok tani untuk menghadapi ancaman krisis pangan. Di hadapan petani Mursil mengungkapkan kalau dalam waktu dekat Aceh Tamiang akan dibangun irigasi untuk 3.000 ha sawah.

"Keunggulan Manyakpayed ini terletak pada hamparan sawah yang luas dan tidak terpencar-pencar, di beberapa kecamatan yang juga ada areal persawahan tapi terpotong potong,” ujarnya.

Giyarto menambahkan penanaman bibit ini merupakan instruksi langsung Presiden Jokowi untuk menjaga ketahanan pangan di seluruh wilayah NKRI. Ia katakan, di belahan dunia manapun mengalami dampak yang besar dari berbagai sektor akibat pandemi Covid-19.

Ia sampaikan data dari Food Agriculture Organization of the United Nations (FAO), Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia menyebutkan ada 108 negara yang mengalami krisis pangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved