Program Peduli Covid-19, Bank Aceh Serahkan Tempat Cuci Tangan Portabel ke Sejumlah Masjid
Bank Aceh Syariah kembali memberi dukungan terhadap upaya pencegahan pandemi virus Corona (Covid-19) di Aceh
Tempat cuci tangan portabel yang diserahkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dari PT Bank Aceh Syariah. Selain tempat cuci tangan portabel, Bank Aceh Syariah juga menyerahkan masker kepada pengurus di tiga masjid tersebut.
Bank Aceh Syariah kembali memberi dukungan terhadap upaya pencegahan pandemi virus Corona (Covid-19) di Aceh. Kali ini, dukungan tersebut dilakukan Bank Aceh dengan menyerahkan tempat cuci tangan portabel ke sejumlah masjid. Kegiatan itu merupakan program lanjutan dari program Bank Aceh Peduli yang selama ini fokus pada sejumlah kegiatan sosial dan upaya preventif terhadap penyebaran virus Corona.
Penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (10/6/2020). Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Operasional Bank Aceh Syariah, Lazuardi, Pemimpin Divisi Umum, Iskandar, Pemimpin Kantor Pusat Operasional (KPO), Fadhil Ilyas, Pemimpin Cabang Banda Aceh, Samsul Bahri, dan Pemimpin Cabang Jantho, Andre Wardani.
Tempat cuci tangan portabel itu secara simbolis diterima oleh Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Drs H Ridwan Johan. “Tatanan kehidupan baru atau new normal setelah meredanya pandemi Covid-19 menuntut kita semua untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain mengenakan masker dan menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun adalah bagian dari upaya pencegahan Corona yang harus kita jadikan sebagai kebiasaan baru. Alhamdulillah, hari ini (Rabu-red) kita menyerahkan alat cuci tangan portabel ke Masjid Raya Baiturrahman dan sejumlah masjid lain di Banda Aceh,” ujar Dyah.
Dyah berharap, keberadaan fasilitas ini berguna dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh jamaah dan pengurus masjid. Dalam kesempatan yang sama, dosen jurusan Teknik Arsitektur Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), ini juga mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan menuju new normal di tengah pandemi Covid-19.
“Dengan kerja sama dan keterlibatan semua pihak, Alhamdulillah Aceh menjadi salah satu daerah percontohan di Indonesia, terkait upaya penanganan Covid-19. Meski demikian, kita tak boleh lengah karena vaksin untuk virus ini belum ditemukan. Karena itu, sosialisasi penerapan protokol kesehatan secara disiplin akan terus kita gaungkan,” tutup Dyah.
Sementara itu, Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Drs H Ridwan Johan, memberi apresiasi kepada PT Bank Aceh Syariah yang sudah berkonstribusi dalam upaya pencegahan Covid-19 di sejumlah masjid. “Semoga bantuan yang disalurkan ini memberi manfaat besar bagi seluruh jamaah,” harap Ridwan.
Tempat cuci tangan portabel yang diserahkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dari PT Bank Aceh Syariah. Selain tempat cuci tangan portabel, Bank Aceh Syariah juga menyerahkan masker kepada pengurus di tiga masjid tersebut.
Secara keseluruhan, Bank Aceh Syariah menyerahkan enam tempat cuci tangan portabel masing-masing untuk Masjid Raya Baiturrahman dua unit, Masjid Oman Al-Makmur Lampriek satu unit, Masjid Kopelma Darussalam satu unit, serta Pasar Daging dan Pasar Sayur Lambaro (Aceh Besar), masing-masing satu unit. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lazuardi-pemimpin-divisi-umum-iskandar-dan-pemimpin-kpo.jpg)