Breaking News:

Update Corona Aceh

Setelah Penetapan Zona Penyebaran Covid-19, Muncul Permasalahan Mengkhawatirkan di Aceh

“Terjadi pengabaian protokol kesehatan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap status zona hijau, kuning, dan merah.”

BPBA/For Serambinews.com
Sunawardi 

“Terjadi pengabaian protokol kesehatan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap status zona hijau, kuning, dan merah.” 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gugus Tugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh menilai ada sejumlah persoalan mengkhawatirkan yang muncul di Aceh pasca-penetapan zona penyebaran Covid-19.

Berbagai permasalahan yang muncul pasca-penetapan zona penyebaran Covid-19—khususnya di Aceh—mengemuka pada rapat Gugus Tugas Pusdalops Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Jumat (12/6/2020) sore beragendakan menindaklanjuti arahan Presiden RI dalam rangka memasuki fase new normal penanganan Covid-19.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Ir Sunawardi MSi dalam kapasitasnya selaku Ketua Gugus Tugas Pusdalops Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh yang ditanyai Serambinews.com membenarkan ada beberapa permasalahan yang muncul di Aceh pasca-penetapan zona penyebaran Covid-19 pada 29 Mei 2020.

Mengutip informasi yang berkembang dalam rapat, Sunawardi mengatakan, permasalahan yang kini muncul antara lain kecenderungan pengabaian protokol kesehatan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap daerah berstatus zona hijau, zona kuning, dan zona merah.

100 Pekerja asal Brebes, Jawa Tengah Masuk Langsa di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tujuannya

VIDEO - Fasilitas Baru di Pelabuhan Balohan Sabang Siap Manjakan Wisatawan

Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan dan Hukum, Kamaruddin Andalah dalam rapat tersebut mengungkapkan, pasca-penetapan zona hijau untuk beberapa kabupaten/kota di Aceh, pelaksanaan protokol kesehatan sudah sangat longgar.

“Masyarakat menganggap Aceh sudah bebas Covid-19,” kata Kamaruddin.

Pergerakan masyarakat Aceh ke wilayah Sumatera Utara, khususnya Kota Medan yang berstatus zona merah, menurut Kamaruddin sudah sangat tinggi dikarenakan kebutuhan sektor ekonomi.

Halaman
123
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved