Rabu, 6 Mei 2026

Luar Negeri

Inggris Berterima Kasih Kepada Arab Saudi, Bantuan Sangat Berguna Bagi Tim Medis

Pemerintah Inggris, Minggu (14/6/2020) menyampaikan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi. Hal itu terkait sumbangan "ratusan ribu gaun medis"

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Seorang petugas medis memeriksa catatan para pasien virus Corona di National Health Service (NHS), London, Inggris pada Mei 2020. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris, Minggu (14/6/2020) menyampaikan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi.

Hal itu terkait sumbangan "ratusan ribu gaun medis" atau alat pelindung diri (APD) kepada tim medis National Health Service (NHS) negara itu.

"Inggris dan Kerajaan akan terus bekerja sama untuk mengatasi pandemi global ini," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab dalam tweet, Minggu (14/6/2020).

Pemerintah Inggris telah dikritik karena kurangnya alat pelindung diri (APD) untuk pekerja garis depan di NHS dan tempat lain seperti perawatan di rumah.

Banyak anggota keluarga petugas kesehatan yang telah meninggal mengeluhkan tidak diberikan APD yang memadai karena menangani kasus virus Corona.

Dilansir ArabNews, Minggu (14/6/2020), pada 22 Mei 2020, surat kabar Inggris The Guardian mencatat 200 kematian tim medis NHS dan staf perawatan kesehatan swasta.

Angka sebenarnya cenderung lebih tinggi karena tidak semua kematian dilaporkan di media.

Seorang dokter Muslim Inggris yang meninggal karena COVID-19 menulis surat terbuka kepada Perdana Menteri Boris Johnson.

Dia meminta lebih banyak APD untuk pekerja kesehatan di garis depan.

Hal itu disampaikannya dua pekan sebelum kematiannya.

Putra berusia 18 tahun dari Abdul Mabud Chowdhury, Intisar Chowdhury, berhadapan dengan Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Tentang mengabaikan panggilan ayahnya untuk lebih banyak APD.

Makin Diminati, Jepang, Inggris dan Taiwan Setuju Penggunaan Remdesivir untuk Pasien Corona

Asal Usul Corona Masih Diperdebatkan, Mantan Intelijen Inggris Buktikan Covid-19 Buatan Manusia

Sembuhkan Cederanya, Bagus Kahfi Dibantu Fisioterapis Timnas Inggris dan Arsenal

"Apakah kamu menyesal tidak menganggap keprihatinan ayahku, kekhawatiran adik perempuanku yang berusia 11 tahun ... "

"Cukup serius bagi ayahku sehingga kita semua harus kehilangannya?" tanyanya pada Hancock di sebuah acara radio lokal.

Hancock menjawab dengan meminta maaf atas kematian Chowdhury dan memuji remaja itu atas keberaniannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved