Luar Negeri
Kasus Virus Corona Arab Saudi Melonjak, Capai 132.048 Orang
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Senin (15/6/2020) malam melaporkan penambahan 4.507 kasus baru.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kasus virus Corona Arab Saudi melonjak tajam pada Senin (15/6/2020).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Senin (15/6/2020) malam melaporkan penambahan 4.507 kasus baru.
Sehingga, jumlah warga dan pekerja asing yang terinfeksi positif virus Corona Arab Saudi sudah mencapai 132.048 orang.
Tetapi, Kemenkes Arab Saudi juga berhasil menekan angka kematian.
Pada Senin (15/6/2020) ditemukan 39 pasien virus Corona meninggal dunia.
Dilansir ArabNews, Senin (15/6/2020), dengan penambahan itu, maka jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 1.011 orang.
Kemenkes Arab Saudi juga melaporkan 3.170 pasien COVID-19 telah pulih.
Sehingga jumlah total pasien virus Corona yang sembuh menjadi 87.890 orang.
Namun, jumlah pasien virus Corona yang masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 44.158 orang.
Jumlah kasus terbaru, terbanyak tercatat di ibukota Riyadh, dengan 1.658 pasien.
Jeddah dengan 413 kasus virus Corona.
Mekkah dengan 389 kasus virus Corona.
• Arab Saudi Siap Tumpas Terorisme, Sumbang Rp 1,5 Triliun ke PBB
• Inggris Berterima Kasih Kepada Arab Saudi, Bantuan Sangat Berguna Bagi Tim Medis
• Arab Saudi Masih Rawat 42.821 Pasien Virus Corona, Korban Bertambah Jadi 127.541 Orang
Sedangkan Cina, tempat virus itu muncul akhir tahun lalu dan negara pertama yang menerapkan pembatasan ekstrem kembali diserang virus Corona,.
Pada gerakan awal tahun ini, transmisi lokal China turun mendekati nol, ketika krisis menghantam seluruh dunia.
Tetapi pejabat kesehatan China, Senin (15/6/2020) mengatakan ditemukan 75 kasus virus Corona di Beijing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-madinah-ikuti-skrining-massal.jpg)