Minggu, 3 Mei 2026

Wakil Wali Kota Mengimbau Masyarakat Ikut Swab Gratis

Sebagai bagian dari komitmen tinggi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mence­gah penyebaran covid-19, Pemko Banda Aceh

Tayang:
Editor: bakri
FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, didampingi Plt Kadiskes Kota Banda Aceh, dr Media Yulizar, menjalani tes swab di posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, baru-baru ini 

BANDA ACEH - Sebagai bagian dari komitmen tinggi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mence­gah penyebaran covid-19, Pemko Banda Aceh melaksanakan pe­meriksaan melalui metode swab kepada warga masyarakat Banda Aceh.

Pemeriksaan itu dilakukan tanpa dipungut bayaran atau gratis dan dilaksanakan oleh Laborato­rium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala. “Saya mengimbau masyarakat untuk dapat meman­faatkan dengan baik kesempatan ini,” demikian kata Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin pada Minggu (14/6) di Banda Aceh.

Menurut Cek Zainal, begitu beliau sering disapa, swab terse­but diperlukan untuk mendapat­kan gambaran tentang seberapa rentannya warga masyarakat di Banda Aceh terinfeksi covid-19. “Selama ini, program Pemko da­lam mencegah covid-19 antara lain melalui sosialisasi bahaya vi­rus tersebut, pengadaan fasilitas cuci tangan, pembuatan perwal masker, pembagian masker, razia, dan juga rapid test,” tambah Cek Zainal.

Namun rapid test tersebut, kata Cek Zainal, ditujukan kepada pemeriksaan antibody seseorang, sudah terbentuk atau belum, dan apakah bersifat reaktif terhadap virus atau tidak. “Untuk tahu pasti infeksi korona, harus melalui tes swab” terang Cek Zainal.

Tes swab yang sudah mu­lai dilaksanakan sejak beberapa hari lalu itu diperuntukkkan untuk warga Banda Aceh (dengan bukti KTP). “Kami mengutamakan war­ga lanjut usia, khususnya dengan penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan ginjal” kata Cek Zainal. Tetapi tes juga dilakukan untuk para pedagang, pelancong, supir antarprovinsi, tenaga keseha­tan, dan masyarakat lainnya, yang dalam pekerjaannya banyak ber­temu dengan orang lain, termasuk aparat yang ada di gampong-gam­pong” sebut Cek Zainal.

Cek Zainal juga mengatakan bahwa selama ini di tengah-tengah masyarakat beredar informasi yang mengatakan bahwa saat dilakukan swab, ada virus yang dimasukkan. “Itu berita hoaks dan bersifat sangat pro­vokatif. Saya minta masyarakat jangan percaya, tidak turut menyebarkan info sesat itu karena bisa ditindak secara hukum,” kata Wakil Wali Kota tegas.

Dalam beberapa hari ini su­dah ada 110 tenaga kesehatan dan 24 pedagang, dan pegawai Pem­ko yang mengikuti tes swab. “Tes swab itu sangat akurat. Alhamdu­lillah semuanya negatif,” tambah Cek Zainal.

Warga masyarakat yang ber­minat mengikuti tes swab, dapat segera mendaftar ke Puskesmas di kecamatan tempat tinggalnya masing-masing, dengan memper­lihatkan KTP dan memberikan no­mor HP untuk dihubungi mengenai jadwal pelaksanaan tes. “Sekali lagi, biaya pemeriksaan ditanggung oleh Pemko, dan hasilnya akan diketahui dalam tempo dua hari.” kata Wakil Wali Kota menu­tup keterangannya.(hba/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved