Breaking News:

Berita Banda Aceh

MaTA Kawal Polda Aceh Usut Kasus Sapi Kurus Milik Pemerintah Aceh di Saree

"MaTA mendukung langkah Polda yang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus sapi kurus agar ada kepastian hukum."

SERAMBI/ASNAWI LUWI
Inilah ternak sapi yang berada di UPTD Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Aceh Besar di bawah Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Jumat (5/6/2020). 

"MaTA mendukung langkah Polda yang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus sapi kurus agar ada kepastian hukum."

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendukung penyidik Polda Aceh yang merespon cepat kasus sapi kurus milik Pemerintah Aceh. Pihaknya pun akan mengawal pengusutan kasus itu sampai tuntas.

Koordinator MaTA, Alfian kepada Serambinews.com, Selasa (16/6/2020) mengatakan pihaknya memiliki harapan tinggi kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi.

"MaTA mendukung langkah Polda yang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus sapi kurus agar ada kepastian hukum anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Aceh itu milik rakyat Aceh," katanya.

Alfian menyarankan Polda Aceh melakukan penyelidikan dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksaaan kegiatan pengadaan sapi yang dikelola oleh Dinas Peternakan Aceh melalui UPTD IKP Saree, Aceh Besar.

"Sehingga adanya penyelidikan secara utuh terhadap anggaran dengan pagu Rp 158.640.250.000. Publik mengantung harapan agar kasus tersebut diusut secara utuh apalagi kasus ini sudah menjadi konsumsi publik," ungkap dia.

Dikira Alien Karena Wujudnya Mengerikan, Ternyata Wakhluk Ini Bayi Manusia

Pentingnya kasus itu ditanggani karena Alfian menduga sudah terjadi penyelewengan dana pakan ternak sehingga kasus sapi yang dikelola UPTD IKP Saree dalam keadaan kurus kering.

Berdasarkan penelusuran MaTA, anggaran untuk UPTD disalurkan sejak tahun 2019.

Untuk pengadaan pakan konsentrat ternak Rp 2.331.350.000, pengadaan hijauan pakan ruminasia Rp 1.808.904.000, dan pembangunan padang pengembalaan Rp 1.500.000.000.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved