Luar Negeri
Virus Corona Arab Saudi Meroket, Pasien Bertambah Jadi 46.775 Orang
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Selasa (16/6/2020) malam melaporkan 41 kematian.
Sementara itu, sudah lebih dari delapan juta orang terinfeksi virus di seluruh dunia sejak pertama kali muncul di Cina akhir tahun lalu.
Angka kematina seudah lebih dari 435.000 orang dan jumlah korban masih melonjak di Amerika Latin dan Asia Selatan.
Pengingat terbaru tentang ancaman datang dari China, yang sebagian besar telah mengendalikan wabahnya.
Sebanyak 27 infeksi baru dilaporkan di Beijing pada Selasa (16/6/2020), di mana sebuah cluster baru di pasar makanan grosir.
Hal itu telah memicu pengujian massal dan karantina puluhan lingkungan sekitar pasar.
"Situasi epidemi virus Corona di Ibu Kota Beijiahng sangat parah," kata juru bicara kota Beijing, Xu Hejian
Dia mengatakan jumlah warga terinfeksi virus Corona sudah melonjak menjadi 106 orang.
Selandia Baru juga melaporkan kasus pertamanya dalam hampir sebulan.
Seusai dua warganya pulang dari Inggris, mendorong pihak berwenang untuk mulai melacak pergerakan mereka.
Sedangkan infeksi yang diketahui di India telah melampaui 330.000 orang.
Pihak berwenang India telah melonggarkan lockdown dan bersiap musim hujan.
Sehibngga, wabah penyakit seperti demam berdarah dan malaria setiap tahun akan kembali mengancam negeri Bollywood itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tim-medis-cina-di-beijing.jpg)