Luar Negeri
Tentara China Biadab, Batang Besi Bertabur Paku Serang Leher Tentara India
Pemerintah India menuduh tentara China biadab saat berhadapan dengan tentaranya. Tentara China batang besi bertabur paku untuk menyerang tentara India
Cina berpegang teguh pada posisinya, pasukan Indialah yang dengan sengaja memprovokasi dan menyerang perwira-perwiranya.
Meskipun juga mengisyaratkan menginginkan perundingan, dengan memperhatikan pentingnya hubungan bilateral yang lebih luas.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian, mengutip Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan:
"Saling menghormati dan mendukung kepentingan jangka panjang dua negara ini," katanya.
"Setelah kejadian itu, China dan India berkomunikasi dan berkoordinasi melalui saluran militer dan diplomatik," katanya pada briefing harian.
"Kedua pihak sepakat untuk menangani secara adil peristiwa-peristiwa serius yang disebabkan oleh konflik di Lembah Galwan."ujarnya.
Dia berharap kedua negara akan dapat meredakan situasi sesegera mungkin.
Pada Kamis (18/602020), konfederasi perusahaan kecil dan menengah India menyerukan boikot 500 barang China.
Mulai dari mainan sampai tekstil untuk mengekspresikan kritik keras terhadap dugaan agresi China di Ladakh.
Seruan untuk boikot menyusul protes Rabu (17/6/2020) di New Delhi.
Para demonstran menghancurkan barang-barang yang mereka katakan dibuat di Tiongkok sambil meneriakkan "Tiongkok keluar."(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-india-demo-anti-china-di-kolkata.jpg)