Luar Negeri
Gadis 22 Tahun Ini Tewas Dikapak Sang Ayah, Gara-gara Pulang Jam 11.30 Malam
Rayhaneh Ameri yang berusia 22 tahun dibunuh ayah kandungnya Rayhan, Senin (15/6/2020) malam, hanya gara-gara pulang jam 11:30 malam.
"Rayhaneh Ameri, Romina yang lain; seorang gadis muda yang dibunuh oleh kapak ayahnya, hanya karena pulang terlambat.
Kami akan kembali ke Zaman Batu dan Es, ketika mereka hanya berburu dan membunuh binatang untuk bertahan hidup. Mereka tidak membunuh spesies mereka sendiri, " ujar seorang pengguna media sosial.
Namun sehari kemudian, Wakil Kepala Polisi di Provinsi Kerman, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Kolonel Kourosh Ahmad Yousefi pada kantor berita resmi, IRNA, membantah Rayhaneh dibunuh memakai kapak.
Menurutnya, kematian Rayhaneh tidak disengaja, saat ayahnya marah dan cekcok dengan putrinya, ayahnya melemparkan sebatang besi yang mengenai kepala gadis 22 tahun itu dan meninggal.
Dua hari sebelumnya, Fatemeh Barihi, 19, dipenggal suaminya pada 13 Juni di kota Abadan, Iran barat daya.
Fatemeh terpaksa menikah dengan sepupunya yang kejam pada usia 17 tahun.
Media pemerintah membenarkan pembunuhan keji ini.
Pembunuhan ini dari Fatemeh yang melarikan diri dari suaminya dan mengkhianatinya sehari setelah pernikahan mereka.
Pembunuh, Habib, 23, yang adalah sepupu Fatemeh, membawa senjata pembunuh, yang merupakan pisau berdarah, ke kantor polisi.
Di keluarga ini, tradisi honour killing sudah dialami bibi Fatemeh, yang dibunuh saudara laki-lakinya dan suaminya setelah mengajukan perceraian beberapa tahun yang lalu karena kecanduan suaminya. (*)
• Kemensos Serahkan Paket Bantuan untuk 113 ODHA dan ADHA Terdampak Covid-19
• Tampung Belasan Keluhan Warga Terkait Lonjakan Tagihan Listrik, YARA Temukan Fakta Ini
• Bantu Jaga Stok Darah, PLN Aceh Kumpulkan Darah 39 Kantong
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Gara-gara Pulang Jam 11.30 Malam Gadis 22 Tahun Tewas Dikapak Sang Ayah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gadis-22-tahun-tewas-dikapak-sang-ayah.jpg)