Minggu, 19 April 2026

Berita Aceh Utara

Mahasiswa Kuta Makmur Minta Kapolda Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Embung Lhok Gajah

"Kami menduga ada indikasi korupsi yang terjadi pada pembaNgunan Embung Lhok Gajah tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertangung...

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Foto: Dok Himakmur.
Embung Lhok Gajah di Desa Buket, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara hingga kini belum dapat difungsikan. 

"Kami menduga ada indikasi korupsi yang terjadi pada pembaNgunan Embung Lhok Gajah tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertangung jawaban pembangunan proyek yang sudah dikerjakan itu, " ujar Ketua Umum Himakmur.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Himpunan Mahasiswa Kuta Makmur (Himakmur), sangat mendukung langkah hukum yang sedang berlangsung di Polda Aceh yang akan mengusut kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Embung Lhok Gajah, Aceh Utara.

Ketua Umum Himakmur Manzahari dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Jumat (19/6/2020) menyampaikan, Embung Lhok Gajah yang terletak di Gampong Buket, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara itu sudah mulai dibangun sejak tahun 2013 lalu.

Tapi hingga kini tahun 2020 belum juga selesai,

Niat Gandakan Uang, Calon Bupati Ini Malah Bernasib Apes, Rp 100 Juta Raib Dibawa Kabur Dukun

Sehingga belum dapat difungsikan.

Padahal, masyarakat sangat membutuhkan air.

Apalagi saat musim kemarau beberapa bulan yang lalu banyak sawah kekeringan, hingga ada juga yang berujung pada gagal panen.

"Kami menduga ada indikasi korupsi yang terjadi pada pembaNgunan Embung Lhok Gajah tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertangung jawaban pembangunan proyek yang sudah dikerjakan itu, " ujar Ketua Umum Himakmur.

Disebutkan, pihaknya sudah meninjau langsung Embung Lhok Gajah beberapa hari yang lalu.

Mahasiswa menilai, anggaran sebanyak Rp 33 miliar lebih itu tidak sesuai dengan pembangunan yang telah di kerjakan.

Saat ini belum difungsikan saja bangunannya ada yang retak, bahkan ada yang sudah rusak, seperti besi pada titi jembatan pintu air.

Menurut Manzahari, kondisi Ini akan menjadi bencana besar, jika bangunan Embung Lhok Gajah tersebut tidak tahan, akan membahayakan keselamatan masyarakat banyak.

Baru Satu CJH Lhokseumawe yang Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan BPIH

"Jika muatan air penuh dan dinding embung tidak sanggup menahan tekanan air karna kualitas pembagunannya tidak sesuai dan air masuk ke pemukiman warga terdekat, sehingga membawa rumah-rumah masyarakat, harta benda, dan hewan terna, siapa yang akan bertanggung jawab," tanya Manzahari.

Karena itu mahasiswa berharap, perlu tindakan tegas Kapolda Aceh terhadap mafia-mafia yang bermain di proyek pembangunan Embung Lhok Gajah tersebut, jika benar ada terjadi dugaan korupsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved