Berita Bireuen
Pembangunan Gedung Baru DPRK Bireuen Mangkrak, Begini Kondisinya
Pembangunan gedung baru DPRK Bireuen yang dibangun tahun 2014 lalu terhenti dan sampai hingga saat ini belum dilanjutkan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM - Pembangunan gedung baru DPRK Bireuen kontruksi lima lantai di Desa Cot Gapu, Kota Juang Bireuen yang dibangun tahun 2014 lalu sampai Jumat (19/06/2020) mangkrak dan belum dilanjutkan lagi.
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dalam sambutan perdana saat pelantikan sudah menyampaikan kondisi gedung DPRK Bireuen kepada Plt Gubernur Aceh untuk mengucurkan anggaran agar pembangunan gedung untuk berbagai kegiatan wakil rakyat segera rampung.
Amatan Serambinews.com, Jumat (19/06/2020) sekeliling gedung sudah ditumbuhi semak belukar, beberapa tiang terutama dekat jalan nasional juga sudah tumbuh rumput. Besi pada puluhan tiang sudah berkarat dan beton tiang sebagian kehitam-hitaman.
Seorang warga Bireuen yang sedang di dekat gedung itu menanyakan kapan gedung dibangun lagi. “Kabarnya mau dilanjutkan lagi, kapan dimulainya,” ujar seorang warga.
Menurut data dan catatan Serambinews.com, gedung tersebut dibangun pada tahun 2014 lalu dengan anggaran tahap pertama Rp 20 miliar dari kebutuhan waktu itu mencapai Rp 100 miliar.
Kemudian pada tahun 2015 dikucurkan lagi Rp 14,4 miliar dan tahun 2016 dikucurkan Rp 429 juta lebih, jumlah dana yang dikucurkan seluruhnya sejak 2014 sampai 2016 mencapai Rp 20 miliar lebih.
Sejak tahun 2017 sampai 2019 Pemerintah Aceh maupun Pemkab Bireuen belum mengalokasikan anggaran untuk kelanjutkan pembangunan gedung tersebut.
Pada minggu kedua September 2019 lalu, ketua DPRK Bireuen bersama anggota DPRK lainnya meninjau gedung tersebut, usai kunjungan waktu itu mengatakan, pembangunan gedung harus dilanjutkan.
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi yang baru dilantik Kamis (18/06/2020) dalam sambutannya mengharapkan Plt Gubernur Aceh untuk mengucurkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung DPRK yang mangkrak.
“Kondisi saat ini gedung terbengkalai mohon dibantu sampai selesai, nantinya dalam proses pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bireuen periode tahun 2022-2027 mendatang, sudah bisa dilaksanakan di gedung DPRK yang baru,” ujar Muzakkar.
Plt Gubenur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT menyikapi permintaan Bupati Bireuen, untuk bantuan pembangunan gedung DPRK, dalam sambutannya, menyebutkan bahwa berat hati untuk tidak dipenuhi, tuturnya.
Beberapa warga Bireuen kepada Serambinews.com menambahkan, satu atau dua tahun lagi tidak dilanjutkan kemungkinan besar tiang-tiang yang sudah dipancang dan lantai yang sudah dicor akan rusak dimakan usia.
“Bila tidak dilanjutkan lagi dalam dua tahun ini kemungkinan besar beberapa tiang dan lantai harus dibobok kembali,” ujar Saifuddin warga Cot Gapu Bireuen.(*)
• Mahasiswa Kuta Makmur Minta Kapolda Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Embung Lhok Gajah
• Rekanan Bantah Selundupkan Tenaga Kerja dari Zona Merah
• VIDEO - Dua Pria di Medan Nekat Begal dan Tusuk Anggota Brimob di Dada
• Niat Gandakan Uang, Calon Bupati Ini Malah Bernasib Apes, Rp 100 Juta Raib Dibawa Kabur Dukun
• Baru Satu CJH Lhokseumawe yang Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan BPIH
• DPRA Siap Bahas Qanun Haji, Politisi Partai Aceh Titip Pesan untuk Anggota Forbes dan Wamenag
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gdgmangkrak.jpg)