Luar Negeri
Kasus Virus Corona Arab Saudi Melonjak Jadi 154.233 orang
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Sabtu (20/6/2020) malam mengumumkan 46 kematian akibat virus Corona.
Tetapi mendorong peningkatan baru-baru ini dalam kasus-kasus aktif.
Beberapa negara bagian dan teritorial di itu telah mencapai nol kasus aktif.
Namun, kasus di Victoria telah meningkat menjadi 116 orang.
Sementara itu, pemerintah Iran terancam menghadapi wabah virus Corona baru, Covid-19 lebih lama lagi.
Pelonggaran pembatasan telah membuat kasus baru terus bertambah setiap hari sampai 2.000 orang per hari.
Presiden Iran, Hassan Rouhani, Sabtu (20/6/2020) memperingatkan stres yang diciptakan oleh penyakit ini dapat membuat orang tertekan.
Dia meminta para ahli dan seniman untuk mempersiapkan mental Iran dalam memerangi virus untuk waktu yang lebih lama lagi.
"Tanpa ketekunan dan kontinuitas, kami berisiko kehilangan semua keuntungan," katanya.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan gugus tugas yang dibentuk untuk memerangi pandemi.
Rouhani juga mengkonfirmasi keputusan pemerintah untuk mengizinkan provinsi membuat keputusan sendiri tentang tindakan pembatasan.
Tetapi, harus ada persetujuan presiden.
Tujuh dari 31 provinsi Iran masih zona merah atau risiko tinggi virus Corona.
Provinsi Khuzestan, Khorasan Razavi, Kermanshah, Azerbaijan Barat dan Timur.
Kemudian, Provinsi Golestan dan Kurdistan.
Otoritas kesehatan Iran, Sabtu (20/6) mengumumkan 100 lebih kematian baru akibat virus Corona dan 2.000 kasus penyakit lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perawat-arab-saudi.jpg)