Breaking News:

Berita Internasional

Menkes Zimbabwe Ditangkap, Gara-gara Korupsi Dana Pengadaan Alat Covid-19 Senilai Rp 854 Triliun

"Padahal itu hanya sebuah perusahaan konsultan tanpa pengalaman dalam pembuatan obat-obatan dan produk medis."

(AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Anggota Dewan Federal Ignazio Cassis, kanan, Swiss, berjabat tangan dengan Menteri Kesehatan Zimbabwe, Obadiah Moyo (kiri), di Harare, 19 Januari 2019. 

"Padahal itu hanya sebuah perusahaan konsultan tanpa pengalaman dalam pembuatan obat-obatan dan produk medis."

SERAMBINEWS.COM, HARARE - Menteri Kesehatan (Menkes) Zimbabwe, Obadiah Moyo ditangkap setelah dituduh melakukan korupsi terhadap pengadaan alat medis Covid-19 sebanyak 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 854 triliun.

Sebagaimana dilansir Reuters, beberapa media di Zimbabwe dan Afrika Selatan memblow-up penangkapan Menkes tersebut.

Namun kantor berita Inggris itu belum bisa mengonfirmasi penangkapan itu secara langsung kepada pejabat di Harare.

Pekan lalu, Delish Nguwaya, perwakilan perusahaan farmasi Drax Internasional, juga ditangkap dalam kasus serupa.

Delish ditangkap berdasarkan laporan Komisi Penyiaran Negara Zimbabwe.

Residivis Ditangkap di Tambak Udang, Sabu-sabu Disimpan di Bagasi Sepmor Keuchik yang Dipinjam

Dilansir The Associated Press,Menkes Obadian Moyo dituduh sudah berbohong dengan mengatakan bahwa perusahaan obat Drax International adalah perusahaan pembuat obat-obatan yang berbasis di Swiss.

"Padahal itu hanya sebuah perusahaan konsultan tanpa pengalaman dalam pembuatan obat-obatan dan produk medis," menurut keterangan pihak berwenang dalam lembaran penuduhan terhadap Moyo.

Skandal itu muncul ketika para profesional kesehatan termasuk para perawat dan dokter di Zimbabwe mogok dan menuntut agar gaji mereka dibayar dalam dollar AS.

Mereka berpendapat bahwa inflasi yang sekarang berada di atas 750 persen dan erosi nilai mata uang lokal telah membuat pendapatan mereka tidak berharga.

Halaman
12
Editor: Ibrahim Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved