Selasa, 2 Juni 2026

Bom di Flyover Banda Aceh

BREAKING NEWS - Diduga Bom Ditemukan di Flyover Banda Aceh

Benda diduga bom ditemukan di jalan layang (flyover) Simpang Surabaya Banda Aceh sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6/2020)

Tayang:
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Muhammad Hadi
Sumber Foto: Grup WA Sekber Jurnalis
Benda diduga bom ditemukan di jalan layang (flyover) Banda Aceh sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6/2020). 

Ia menyampaikan, setelah adanya laporan dari Danramil Lageun, dirinya menyampaikan kepada anggota untuk tidak mengambil tindakan apapun.

Jam Berapa Terjadi Gerhana Matahari 21 Juni 2020, Hari Ini? Cek Pakai Cara Ini

Karena itu merupakan bom standar dan kondisinya belum diketahui bagaimana serta tidak tidak ada peralatan pendukung.

Oleh sebab itu, Dandim 0114 Aceh Jaya langsung memerintahkan Danramil Lageun untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Informasi sekarang sudah di-police line dan menunggu anggota Gegana Brimob untuk mengambil bom tersebut,” kata Komandan Kodim 0114 Aceh Jaya. 

Kekuatan rusak radius 500 meter

Bom jenis rudal yang ditemukan warga dikawasan Gunong Malem, Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya berhasil di evakuasi Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Polda Aceh, Selasa (16/6/2020).

Proses evakuasi bom rudal itu sendiri, berlangsung pada pukul 15.00 WIB dan dilakukan oleh personel Jibom dengan menggunakan baju khusus.

Rudal Iran Bisa Hancurkan Target Sejauh 280 Km, Menhan Jenderal Amir Hatami: Musuh-musuh Ketakutan

Data yang diperoleh Serambinews.com dari Danki Brimob Calang Aceh Jaya, AKP Usman, bom rudal tersebut diperkirakan memiliki berat mencapai 40 kilogram dengan radius ledakan mencapai 500 meter.

Personel Jibom dari Polda Aceh saat melakukan evakuasi terhadap satu unit bom rudal yang ditemukan masyarakat Aceh Jaya di kawasan Gunong Malem, Kecamatan Setia Bakti, Selasa (16/6/2020).
Personel Jibom dari Polda Aceh saat melakukan evakuasi terhadap satu unit bom rudal yang ditemukan masyarakat Aceh Jaya di kawasan Gunong Malem, Kecamatan Setia Bakti, Selasa (16/6/2020). (For. Serambinews.com)

“Bom itu jika meledak bisa menghancurkan lokasi dengan radius 500 meter, kalau bisa dibilang itu sejauh mata memandang, serta beratnya mencapai 40 kilogram, ” jelasnya.

 Menurutnya, bom yang diduga merupakan peninggalan perang Indonesia melawan Jepang itu sendiri juga merupakan bom yang masih aktif, dikarenakan bom tersebut merupakan produk pabrikan.

“Itu bom pabrikan bukan bom rakitan, jadi kalau bom pabrikan punya tetap masih aktif,” tandasnya. (*)

Marah Dengan China, Pendemo India yang Bingung Malah Bakar Patung Kim Jong Un

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved