Breaking News:

Proyek Jalan Muara Situlen

Kejati Aceh Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Jalan Muara Situlen-Gelombang Rp 11,6 Miliar

Pihaknya sangat mendukung kasus jalan Muara Situlen-Gelombang diambil alih penanganan oleh Kejati Aceh.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kajari Aceh Tenggara, Syaifullah SH didampingi Kasi Pidana Khusus, Edwardo SH MH, dan staf berfoto bersama usai pelantikan di Kajati Aceh . 

Laporan Asnawi Luwi I Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh akan mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Muara Situlen-Gelombang mencapai Rp 11,6 Miliar dari dana DOKA Aceh tahun 2018 yang kini ditangani di Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara, Syaifullah SH, kepada Serambinews.com, Minggu (21/6/2020) mengatakan, pihaknya sangat mendukung kasus jalan Muara Situlen-Gelombang diambil alih penanganan oleh Kejati Aceh.

"Karena saksi lebih banyak di Banda Aceh dan tim kami juga masih masuk, apabila masih ada pemeriksaan para saksi di wilayah Kejari Aceh Tenggara, " ujar Syaifullah yang baru menjabat Kajari Aceh Tenggara menggantikan Fithrah SH yang dipromosikan jadi Kajari Lahat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara, Fithrah SH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Edwardo SH MH, yang ditanyai Serambinews.com, Jumat (15/5/2020), mengungkap perkembangan penyelidikan perkara ini.

Menurut Edwardo, dalam penyelidikan perkara ini pihaknya dibantu pihak Kejati Aceh.

Ini Tiga Dinas & Dua UPTD yang Bakal Bertambah di Pidie Jaya, Tinggal Pengesahan Raqan Menjadi Qanun

Komunitas Wisata Tuantapa Dampingi Anggota DPRA ke Puncak Grapela

Teriakan Histeris Warnai Kebakaran Rumah di Aceh Singkil

Oleh karena itu, kata Edwardo, pihaknya sudah meminta nama-nama jaksa dari Kejati Aceh yang akan membantu penyelidikan perkara ini dan masih menunggu penentuan dari Kejati Aceh.

Begitu pun, kata Fithrah, sejak tahun 2019, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah pihak terkait dalam perkara ini.

Misalnya, Sudirman sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Junarko sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Jalan Muara Situlen-Gombang.

Kemudian Direktur PT Karya Aceh Kontruksi, Kariadi, Direktur CV Beru Dinam sebagai subkontrak pemasok material galian C proyek sekaligus pelaksana pekerjaan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved