Luar Negeri
Kasus Virus Corona Arab Saudi 161.657 Orang, Bertambah 3.392 Orang
Kasus harian virus Corona Arab Saudi terus bertambah 3.000-an per hari. Dalam laporan terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Senin
Lonjakan infeksi yang lama ditakuti membuat rumah sakitnya kewalahan.
Lebih dari dua pertiga dari kematian baru akhir-akhir ini telah dilaporkan di Amerika.
Virus corona telah membunuh sekitar 120.000 orang di seluruh AS.
Lebih dari 50.000 orang di Brasil dan hampir 22.000 orang di Meksiko.
Pihak berwenang AS telah melaporkan lebih dari 30.000 infeksi baru per hari baru-baru ini.
Tetapi di New York City, yang pernah menjadi pusat penyebaran AS, Senin (22/6/2020) mencabut banyak pembatasan.
Namun Eve Gonzalez, seorang pekerja industri makanan di New York yang pekerjaannya belum dilanjutkan, merasa terlalu dini.
"Saya ingin sekali keluar, tetapi kesehatan masyarakat lebih penting," kata Gonzalez.
Infeksi telah melambat di Cina dan Korea Selatan, menunjukkan beberapa kemajuan dalam membendung wabah terbaru mereka.
Korea Selatan melaporkan 17 kasus baru, turun menjadi di bawah 20 orang dalam hampir sebulan.
Peningkatan di Beijing dalam satu digit untuk pertama kalinya dalam delapan hari.
Selain itu, Badan AIDS PBB, memperingatkan pandemi dapat membahayakan pasokan obat-obatan penderita AIDS di negara-negara berkembang.
UNAIDS mengatakan penguncian dan penutupan perbatasan untuk menghentikan penyebaran COVID-19 mempengaruhi produksi dan distribusi obat-obatan.
Sehingga dapat mengakibatkan biaya lebih tinggi dan kekurangan pasokan dalam dua bulan ke depan.
Tahun lalu, UNAIDS memperkirakan lebih dari 24 juta orang menggunakan obat anti-retroviral untuk menyelamatkan jiwa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gedung-teater-riyadh-arab-saudi.jpg)