Berita Politik
Presiden Jokowi Minta Aparat Keamanan Tidak Terlalu Sensitif
Mahfud MD mengungkapkan, aparat tidak perlu menanggapi terlalu serius menanggapi hoaks-hoaks ringan dan gurauan masyarakat.
Mahfud menyampaikan hal itu ketika menggelar pertemuan dengan Ketua KPK Firli Bahuri, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Pertemuan itu digelar di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (21/6/2020).
Dalam pertemuan itu Mahfud secara khusus meminta KPK tidak menggantung kasus. Eks Ketua MK ini tidak ingin ada hukum yang terombang-ambing.
"Di KPK juga gitu. Jangan terlalu banyak menggantung kasus dan diombang-ambingkan opini. Ada aturan-aturan hukum di mana KPK harus mengambil tindakan yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, baik substansial maupun proseduralnya. Sehingga hukum tidak boleh diombang-ambingkan opini masyarakat," kata Mahfud.(tribun network/git/gle/dod)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-jokowi-tolak-wacana-pemulangan-wni-eks-isis.jpg)