Update Corona di Aceh Utara

Stok Alat Rapid Test Kosong, Warga Masih Berdatangan ke RSU Cut Meutia Aceh Utara

warga mendatangi RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk pemeriksaan rapid test guna mendapatkan surat bebas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin SKM MKes 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Banyak warga dari berbagai kabupaten/kota di Aceh hingga kemarin Rabu (24/6) masih mendatangi RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk pemeriksaan rapid test guna mendapatkan surat bebas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Namun, pemeriksaan gratis rapit test gratis di RS sudah dihentikan pada 18 Juni 2020 lalu.

Karena stok alat rapid test bantuan Dinas Kesehatan Aceh tidak tersedia lagi untuk tes gratis.

Karena itu Anggota DPD RI asal H Sudirman alias Haji Uma juga kembali menyempatkan diri melihat poliklinik khusus Pinere untuk melihat kesediaan alat rapid tes.

Ia berharap agar penyediaan alat rapid test di RS harus segera tersedia.

Satlantas Polres Bireuen Tilang Belasan SIM dan STNK Saat Razia

“Memang alatnya sudah habis sejak 18 Juni lalu untuk umum. Namun, setiap di poli kenire ini kita tempatkan tiga petugas medis untuk memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa stok kita sudah habis,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara Jalaluddin SKM MKes, kepada Serambinews.com, Rabu (24/6/2020).

Kota Sabang Rayakan HUT Ke-55, Wali Kota Ajak Masyarat Berdoa Agar Covid-19 Cepat Berakhir

Disebutkan, karena stok lagi kosong, rapid test gratis baru dapat dilaksanakan kembali jika memang sudah tersedia alatnya.

“Bagi warga yang ingin rapid test untuk berbagai keperluan sudah kita sampaikan, kita tidak bisa melayani dulu sebelum ada alatnya. Namun, identitas mereka sudah didata dibuku yang disertai dengan nomor HP,” ujar Jalaluddin.

Sehingga ketika sudah ada alat rapid testnya lagi, mereka akan dihubungi petugas.

Jumlah warga yang sudah mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan rapid test gratis mencapai 35 orang lebih.

Penyidik Kejati Aceh Periksa 4 Pejabat dan 74 Staf BPMA Terkait Kasus Ini

Mereka mayoritasnya adalah mahasiswa dan buruh pabrik yang ingin berangkat keluar Aceh untuk melanjutkan pendidikan dan kerja.

Karena untuk bepergian menggunakan pesawat dalam negeri harus mengantongi surat rapid test.

“Informasi yang kita peroleh rapid test juga diadakan di puskesmas dan RS lain, jadi kepada masyarakat mungkin bisa memperoleh di tempat lain, sambil menunggu tersedia alat rapid test di tempat kita,” kata Humas RSU Cut Meutia.

Disebutkan, pihaknya sampai saat ini memiliki alat rapid test untuk pasien.

Berlinang Air Mata, Pria Ini Terharu Lihat Daftar Makanan Sederhana yang Diinginkan Anak Yatim Piatu

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved