Luar Negeri
China Menjadi Ancaman Nyata India di Lembah Galwan, Tentara Tiongkok Terus Bergerak Maju
Tentara Tiongkok dinilai mengabaikan sejumlah pembicaraan dengan India. Mulai dari pejabat militer setingkat kolonel sampai menteri, ternyata belum
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Tentara Tiongkok dinilai mengabaikan sejumlah pembicaraan dengan India.
Mulai dari pejabat militer setingkat kolonel sampai menteri, ternyata belum membuahkan hasil nyata di lapangan.
Tentara Tiongkok dengan persenjataan berat terus bergerak maju ke sisi Garis Kontrol Aktual (LAC).
Hal itu disampaikan oleh mantan Menteri Negara Pertahanan, MM Pallam Raju, Jumat (26/6/2020).
Dia mengklaim tentara tiongkok telah melampaui 18 km ke dalam Depsang Plains.
Sebuah daerah yang disebut bottleneck atau Y, persimpangan jalan.
Dilansir TimesNowNews, Jumat (26/6/202), Bottleneck berjarak sekitar 18 km di sisi India dari LAC.
Menyebut laporan ini sebagai perkembangan yang mengkhawatirkan.
Pemimpin senior Kongres itu menggambarkannya sebagai ancaman nyata bagi India.
Dia mengatakan Kongres sedang mengamati 'Shaheedon Ko Salaam Divas' di seluruh India.
Yakni untuk memberikan penghormatan kepada para tentara yang meninggal saat bentrok dengan pasukan Tiongkok di Lembah Galwan pada 15 dan 16 Juni 2020 malam.
Sedangkan Ketua Kongres Sonia Gandhi menyerang pemerintah pusat yang dipimpin BJP karena pertikaian dengan China.
• China Bangun Pangkalan Militer di Lembah Galwan, Kerahkan Persenjataan Berat
• China Mafia Tanah Terbesar Dunia, Sudah Luas, Tetapi Terus Caplok Wilayah Negara Lain
• China Tolak Lepaskan Lembah Galwan, Bangun Perbatasan Besar-Besaran
"Tentara Cina telah menduduki wilayah India di Ladakh."
"Bagaimana pemerintah Modi akan mengambil kembali tanah kami"?
"Saat ini, orang-orang berdiri di samping Angkatan Darat dan tentara kami."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jet-tempur-india-di-leh-ladakh-timur.jpg)