Jumat, 12 Juni 2026

Luar Negeri

China Menjadi Ancaman Nyata India di Lembah Galwan, Tentara Tiongkok Terus Bergerak Maju

Tentara Tiongkok dinilai mengabaikan sejumlah pembicaraan dengan India. Mulai dari pejabat militer setingkat kolonel sampai menteri, ternyata belum

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Tauseef MUSTAFA
Jet tempur India terbang di atas Kota Leh, ibu kota persatuan Ladakh, India untuk melakukan patroli pergerakan tentara Tiongko di kawasan itu, Jumat (26/6/2020). 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Tentara Tiongkok dinilai mengabaikan sejumlah pembicaraan dengan India.

Mulai dari pejabat militer setingkat kolonel sampai menteri, ternyata belum membuahkan hasil nyata di lapangan.

Tentara Tiongkok dengan persenjataan berat terus bergerak maju ke sisi Garis Kontrol Aktual (LAC).

Hal itu disampaikan oleh mantan Menteri Negara Pertahanan, MM Pallam Raju, Jumat (26/6/2020).

Dia mengklaim tentara tiongkok telah melampaui 18 km ke dalam Depsang Plains.

Sebuah daerah yang disebut bottleneck atau Y, persimpangan jalan.

Dilansir TimesNowNews, Jumat (26/6/202), Bottleneck berjarak sekitar 18 km di sisi India dari LAC.

Menyebut laporan ini sebagai perkembangan yang mengkhawatirkan.

Pemimpin senior Kongres itu menggambarkannya sebagai ancaman nyata bagi India.

Dia mengatakan Kongres sedang mengamati 'Shaheedon Ko Salaam Divas' di seluruh India.

Yakni untuk memberikan penghormatan kepada para tentara yang meninggal saat bentrok dengan pasukan Tiongkok di Lembah Galwan pada 15 dan 16 Juni 2020 malam.

Sedangkan Ketua Kongres Sonia Gandhi menyerang pemerintah pusat yang dipimpin BJP karena pertikaian dengan China.

China Bangun Pangkalan Militer di Lembah Galwan, Kerahkan Persenjataan Berat

China Mafia Tanah Terbesar Dunia, Sudah Luas, Tetapi Terus Caplok Wilayah Negara Lain

China Tolak Lepaskan Lembah Galwan, Bangun Perbatasan Besar-Besaran

"Tentara Cina telah menduduki wilayah India di Ladakh."

"Bagaimana pemerintah Modi akan mengambil kembali tanah kami"?

"Saat ini, orang-orang berdiri di samping Angkatan Darat dan tentara kami."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved