Rabu, 22 April 2026

Berita Kutaraja

Satgas Percepatan Penanganan Covid Perketat Perbatasan Masuk ke Banda Aceh, Warga Siap-siap Dirazia

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, akan memperketat penjagaan dan razia di setiap titik perbatasan saat memasuki ke Kota Banda Aceh.

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE.Ak MM 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19, akan memperketat penjagaan dan razia di setiap titik perbatasan saat memasuki ke Kota Banda Aceh.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah dan meminimalisir masuk dan menyebarnya virus corona (Covid-19) memasuki ibu kota Provinsi Aceh ini.

Demikian ditegaskan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman kepada Serambinews.com, Minggu (28/6/2020), di Pendopo Wali Kota, kawasan Blangpadang.

Aminullah menyebutkan, dirinya sudah meminta Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memperketat dan menggelar razia di setiap titik perbatasan memasuki Kota Banda Aceh.

Tim satgas dimaksud adalah gabungan dari petugas Satpol PP dan WH, TNI, Polri, paramedis, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

BNN Kembali Sita Puluhan Kilogram Sabu di Aceh dan Medan

Dua Pasien Corona Asal Aceh Utara yang Dirawat di RSUZA Dijemput Petugas, Ini Sebabnya

Andre Abubakar Akui Kerinduan Latihan Bersama Persiraja Lebih Berat Dibanding Khawatir Covid-19

"Kami harapkan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, dapat menyeleksi secara ketat setiap orang yang hendak masuk ke Kota Banda Aceh, baik via darat maupun laut," tegas Aminullah.

Razia tersebut harus dilakukan dan menjadi prioritas karena jumlah kasus virus yang menyerang sistem pernafasan itu semakin hari semakin meningkat.

"Setiap orang yang mau masuk kota wajib memakai masker, dicek suhu tubuh, dan di-rapid test jika menunjukkan gejala secara klinis," ujar Aminullah.

Di samping itu, razia tersebut dimaksudkan untuk memastikan masyarakat menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, termasuk menjaga jarak atau tidak berkerumun. "Mohon dukungan masyarakat, karena ini demi kemaslahatan kita bersama," ujarnya.

Menurut Aminullah, tingkat kepatuhan masyarakat menjadi faktor penentu untuk menekan laju penularan virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut.

BREAKING NEWS - Aspol Polsek Dewantara Krueng Geukuh Terbakar

Lion Air Group Keluarkan Persyaratan Wajib Bagi Penumpang

Kasus Virus Coron Arab Saudi 183.145 Orang, Kemenkes Keluarkan Aturan Protokol Kesehatan Pekerja

"Masyarakat berada di garda terdepan dalam mengendalikan pandemi ini. Tanpa partisipasi masyarakat mustahil kita dapat memutuskan mata rantai penyebaran corona," pungkas Wali Kota Aminullah.

Sementara itu, data terakhir per 27 Juni 2020 pukul 15.00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Aceh sudah mencapai 77 orang, di mana 14 orang di antaranya terjadi di Banda Aceh.

Jumlah tersebut melonjak tajam dalam dua pekan terakhir. Seharis sebelumnya, Sabtu (27/6/2020), ada delapan kasus baru yang terdata, termasuk tiga warga Banda Aceh.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved