Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Satu Pasien Positif Covid-19 di RSUCM Aceh Utara Harus Jalani Operasi Pada Penyakit Penyerta

Hanya RA yang harus mendapatkan perawatan terpadu. Dimana pada RA adanya penyakit penyerta, berupa miom.

For Serambinews.com
Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin SKM MKes. 

Hanya RA yang harus mendapatkan perawatan terpadu. Dimana pada RA adanya penyakit penyerta, berupa miom.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara di Buket Rata Lhokseumawe hingga Minggu (28/6/220) masih merawat enam pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Lima pasien asal Lhokseumawe, yakni DL (41), JB (16), MH (14), YI (13), dan Ro (64). Namun kelima pasien tersebut memiliki hubungan erat.

Sedangkan satu lagi beralamat Sumatera Utara, yakni wanita berinisial RA (39)

Humas RSUCM Jalaluddin SKM MKes, mengakui, untuk kelima pasien asal Kota Lhokseumawe semuanya dalam kondisi sehat.

Hanya RA yang harus mendapatkan perawatan terpadu. Dimana pada RA adanya penyakit penyerta, berupa miom.

Menurut Jalaluddin, RA dasarnya datang ke RSUCM atas keluhan penyakit miom (penyakit di bagian rahim).

Kondisi awalnya juga demam, sehingga dilakukan rapid tes, hasilnya reaktif.
Selanjutnya dilakukan tes swab dan hasilnya juga positif.

Seorang Pemuda di Aceh Utara Diduga Bakar Dirinya Lalu Terkapar di Dalam Rumah Orang Tuanya

Pasien Virus Corona Dikebumikan Sesuai Protokol Kesehatan  

800 Calon Mahasiswa Baru Daftar Umuslim

Jadi, sebut Jalaluddin, untuk saat ini, RA ditangani secara terpadu oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis kandungan, penyakit dalam, dan spesialis paru.

"Untuk penyakit penyerta berupa miom pastinya pasien harus jalani operasi.
Namun kapan dioperasi, apakah setelah sembuh dari virus Corona atau harus disegerakan, itu keputusannya ada pada dokter yang menangani pasien tersebut," pungkas Jalaluddin.

Untuk proses RA terkonfirmasi positif Covid-19, berawal dirinya mendatangi RSUCM pada 21 Juni 2020 dengan keluhan sakit di sekitar rahim (miom).

Kondisinya pun demam. Atas dasar tesebut, maka dilakukan rapid tes. Hasilnya reaktif. Sehingga langsung dirawat di ruang ODP.

Pada esoknya, atau 22 Juni 2020, diambil sampel lendir di saluran pernafasan untuk tes swab.

Pada Rabu (24/6/2020) malam, keluar hasil tes swab, yakni positif. Sehingga langsung dirawat di ruang isolasi.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved